intelectual property.

you are welcome to look, read, study, and learn. you are welcome to link/share it. you are welcome to quote or rewrite some of my post, but please don't forget to mention me/link my site.
but you are not allowed and please don't take any of the picture (with or without watermark) from this site without my permission.

Wednesday, July 3, 2013

my chicken soup : Beck

mengenang Beck (2011-2013)


Aku sudah mengenal Beck mungkin bisa dibilang sejak lahir. Jika mendengar anak kucing mengeong di eternit rumah setelah dilahirkan bisa dihitung.

Secara resmi, Beck menjadi anggota keluarga kami tepat pada hari raya Idul Adha tahun 2011. Kucing ini secara khusus dipilih sendiri oleh suamiku diantara saudaranya yang lain yang berwarna hitam putih.

Banyak insiden lucu yang menemani masa-masa awal Beck tinggal bersama kami. Seperti ketika induknya mendadak menjemputnya pulang, karena Beck mengeong terus dari dalam ruang dan menggaruki pintu ketika kami sedang pergi. Atau ketika meskipun sedang mencret berat, dia tetap bersemangat dan berlari-lari di dalam rumah sambil menyebarkan mencretnya (jorok? yeah!).

Yang sangat kusukai dari Beck kecil adalah kecepatannya menerima pelajaran. Potty training langsung dikuasainya dalam sekejap. Dan ketika kami terpaksa mengurungnya di garasi ketika dia sakit diare, dia tampak mengerti dan kemudian mencari sendiri tempat untuknya tidur di malam hari selama seminggu "karantina".

* * *
Beck kucing yang ramah. Banyak kucing jantan di komplek rumah kami, dan mereka cenderung berkelahi memperebutkan wilayah. Tapi tampaknya Beck tak pernah jadi kucing jantan yang dianggap saingan. Malah dia selalu berhasil bermain bersama jantan lain di sekitar rumah. Kau tak akan bisa menolak matanya yang lucu itu!

Ketika kami pindah rumah, Beck sempat hilang selama seminggu sebelum akhirnya berkumpul lagi. Dan ternyata dia selama seminggu itu memakai daya pikatnya supaya dia bisa ikut nebeng di rumah seseorang dengan cara mendekati kucing persia jantannya, yang tampaknya tak keberatan ditempeli Beck, dan bahkan melindunginya dari kucing liar yang sering menyambangi wilayah tersebut!

Satu-satunya hal yang menyusahkan dari Beck adalah makan dan minum. Menyuruhnya minum sangat amat sulit, sampai-sampai dehidrasi selalu menjadi diagnosa pertama setiap kami pergi ke vet. Makan pun sama saja. Pemilih setengah mati. Sampai-sampai ketika kami menjemputnya pulang setelah dia hilang, hal pertama yang dimintanya adalah : makan! Pun pernah kami bawa ke dokter hewan karena tak mau makan tiga hari, dan ujung-ujungnya hanya karena dia bosan dengan rasa makanan yang ada di rumah. omigod!!

Beck adalah anggota keluarga kami. Dia menemani kami disaat apapun. Membuat kami jadi melakukan dan belajar sesuatu yang baru tentang memelihara hewan peliharaan secara serius. Bahkan secara perbandingan, Beck lebih sering ke dokter daripada kami karena kami terlalu berjaga-jaga! Beck sering kali menjadi alasan kami untuk segera pulang ke rumah, dan bahkan mengkhawatirkan dan merindukannya setiap kali kami harus tak dirumah lebih dari dua hari.

Dia selalu menyambut kami ketika kami pulang ke rumah, jika tidak terlalu malam, kami pasti akan selalu menemukannya duduk di depan pintu ketika kami membukanya, dan jika kami pulang malam dan sudah jam Beck untuk "patroli" kompleks, dia pasti akan selalu menyempatkan diri mengikuti kendaraan kami pulang, "bercengkrama" sebentar dengan kami sebelum kembali pergi keluar rumah lewat pintu samping yang memang selalu terbuka untuknya.

* * *
Beck adalah kucing yang selalu ceria dan lincah, bahkan ketika dia sakit. Jika napsu makan sering jadi kekhawatiran untuk hewan yang sakit, Beck tidak pernah mengalaminya. Tapi kali ini dia kena penyakit serius yang jarang : Stroke kucing. Aku tahu benar ini adalah siksaan besar untuknya karena dia tak pernah bisa diam dan selalu cerewet. Tapi sekarang, untuk makan saja perlu dibantu, dan harus melakukan segala hajat dan tidur di kandang. Sesuatu yang sangat dibenci Beck.

Aku tahu dia adalah seekor kucing bersemangat besar. Dan aku akan berjuang bersamanya sepanjang yang dia mau. Tapi tampaknya aku harus mengerti bahwa waktunya sudah tiba, ketika fisiknya semakin lemah dan kurus. Akhirnya setelah 3 bulan sejak stroke nya yang pertama, Beck mengalami infeksi dalam yang membuatnya tak akan bisa bertahan diluar keinginannya untuk tetap bersama kami. Akhirnya suatu malam, kami menemaninya menyudahi perjuangannya..
You'd be always be my first real pet.. no others will take that from you 



Book Review : Kreasi Rajut Topi 100% Knitting

Dibilang review buku juga sebenarnya ini buku buatanku sendiri..  φ( ̄ー ̄ )ノ
Bukuku yang ketiga!! Yayy!!! \(@ ̄∇ ̄@)/

Kali ini bekerja sama dengan penerbit Indonesia Tera, aku merasa lebih puas dengan buku ini...
Berbeda dengan 2 buku sebelumnya, selain menulis naskah isi (ya iyalah, nulis buku ngapain lagi?), aku juga dilibatkan dalam proses pengambilan foto dan layoutingnya! Aku jadi merasa ikut meninggalkan jejak dalam keseluruhan bentuk fisik buku ini.. My little child... (*lebay)

Di pengambilan foto, tentunya bukan aku terus ikut ngambil foto (dan thank God ga harus pake foto dokumentasi punya Poyeng lagi), tapi dikasi fotografer lengkap dengan modelnya, aku bisa ikut kasi suara juga tentang jenis pencahayaan yang diinginkan, dan sudut karya mana yang ingin diperlihatkan..(kalo masalah teknis mah serahkan ke ahlinya saja (^_−)☆ ) Ikut nongkrong seharian sepanjang proses pengambilan foto dan juga ngeliat fotonya sudah cukup "dapet" atau belum.. dan juga retake ulang untuk petunjuk knitting bukunya (akhirnya aku bisa pake tanganku sendiri untuk petunjuk tusukan knitting dan membiarkan orang lain yang memfoto)

Di layout, bukan pula berarti aku yang ngutek2 komputer, tapi aku bisa ikut kasi suara tentang warna yang sebaiknya dipakai, bentuk geometri yang sebaiknya banyak dipakai, dan konsep yang tetap dipegang..

Hingga akhirnya melahirkan "si cantik" ini!!
*ooh.... i lop yuuuu  (´ω`★)

Temen crafter Nurcha, juga sudah berbaik hati menulis resensi tentang buku ini dengan sangat manis, bisa kamu lihat [disini]

* * *
Untuk mendapatkan buku ini, kamu bisa ke Gramedia terdekat, [poyenghobby.com], atau ke offline atau online store manapun yang kamu tahu.


Kreasi Rajut Topi : 100% Knitting

Penerbit Indonesia Tera
ISBN 9797751945
Penulis Ajeng G Sitoresmi
64 halaman, full color
harga resmi 39.000

* * *
btw, ada sedikit ralat di buku ini (yang untungnya ga begitu krusial) =
  • Catatan penulis di halaman 36 dan 55 terbalik letaknya, jadi catatan di hal 36 sebenarnya untuk topi di halaman 55, begitu juga sebaliknya
  • Jangan hiraukan tulisan "memutar 90 derajat ke kiri" di bawah foto di hal 3, karena sebenarnya itu untuk kebutuhan editing pra terbit



Have a nice day!! (●´∀`)ノ♡

Monday, June 17, 2013

Random thought : old memory #1

When i was just a teenage girl, riding my motorcycle alone, "enjoy" the trafic and getting so lost in my own mind, sometimes i thoughtMaybe i'am dead, and i just don't know yet. And maybe it was just my clueless wandering memory who ride this motorcycle and crossed the streets safely.

Ahhh... I kinda of missed it.
Young, free, and always full of imagination. (even if was sometimes a dark one)

Friday, March 8, 2013

Pets : Menyuapi (Force Feeding) Kucingmu



Ini adalah Beck. Kucingku yang sempat mengalami sekarat awal januari 2013. Dia terkena kejang dan stroke parah karena reaksi obat. Dari benar-benar lumpuh, tak bisa membuka mulut, dan buta sementara, akhirnya sekarang Beck sudah bisa dibilang kucing yang mandiri lagi diluar masalah cacat kaki, belum bisa memakai lidah, dan berat yang dibawah rata-rata. Dia sudah dinyatakan bisa di grooming lagi!!

Tapi, Beck tak akan bisa bertahan sampai saat ini, jika di masa-masa lumpuhnya dia tidak makan dan dibiarkan mati. Aku akan mencoba berbagi pengalaman ketika masa-masa aku melakukan apa yang aku bisa saat itu. Aku saat itu sudah pasrah, menghentikan semua pengobatan, dan menyerahkan padanya jika dia memutuskan untuk menyudahi dirinya sendiri. Yang kulakukan hanya tetap memberinya makan dan tempat, agar jika dia memilih matipun bukan karena malnutrisi atau kedinginan.

Mempersiapkan Kandang.

Untuk kucing yang sakit parah, dia tidak akan mampu mempertahankan panas tubuhnya dengan baik karena dia jadi jarang bergerak dan suhunya akan terus turun (kamu bisa mengenali gejalanya dimana kaki dan sendi kucingmu menjadi kaku), apa yang kau lakukan adalah memberi penerangan lampu pijar di kandangnya. Cobalah dengan memakai 25 watt untuk terus membantunya tetap mempertahankan panas tubuhnya.

Jika kucingmu kadang mengalami kejang, pastikan dia tidak melukai dirinya di dalam kandang tanpa sadar. Aku memberi kardus di bagian alas dan sekeliling dinding kandang yang akan mencegah kakinya tersangkut ke jeruji kandang ketika dia kejang, sekaligus bisa memberi dan menyimpan kehangatan. Kau bisa mengganti kembali ke alas handuk kering jika dia sudah tidak kejang lagi. Dan tentu saja bersihkan kandangnya setiap hari. :)

Cara menyuapi / memaksa makan (force feed) kucingmu.

Dan sekarang adalah menjaga dia tetap makan.
Aku bersyukur kucingku meskipun waktu itu lumpuh total, tetap memiliki nafsu makan dan tidak pernah memuntahkan kembali makanan yang kusuapi.

Di kasusku, aku sama sekali tidak memberi minum paksa karena kucingku sama sekali tidak bisa memakai lidahnya dan aku takut kucingku jadi tersedak, solusi untuk mencegahnya dehidrasi, aku mencampur makanan kucing kalengan dengan banyak air hingga makanan yang hendak disuapi mirip bubur.

Jangan biarkan kucingmu (sesakit apapun) tidak makan lebih dari sehari. Karena hal itu bisa membahayakan fungsi lambungnya dan bisa berujung ke maag jika dibiarkan tidak makan berhari-hari.
Jika kucingmu sangat sakit, dia tidak akan bisa makan banyak dalam satu waktu, jadi cobalah memberinya porsi kecil saja, tapi kamu bisa memberinya makan lagi setiap minimal 2 jam sekali.

Persiapan force feed : suntikan plastik yang ujungnya sudah dipangkas. makanan kucing kalengan, mangkuk, tisu kering, tisu basah non alkohol.
  • Sisihkan waktu luang setidaknya setengah jam. (yak, bisa saja prosesnya bakal lama)
  • Kucing yang tidak bisa bergerak cukup mudah disuapi, karena kamu tidak perlu menahan tubuhnya karena dia ingin melarikan diri (kucing biasanya tidak suka dipaksa makan). Jika kucingmu bisa duduk sendiri, posisikan dia menjadi terlentang menyamping, karena akan lebih mudah menyuapinya daripada jika posisi kepalanya tegak.
  • Ambil makanan memakai suntikan plastik.
  • Gunakan telunjuk atau jempol tanganmu yang tidak memegang suntikan untuk membuka mulut kucingmu, buka di bagian mulut sampingnya (yang tidak ada giginya) untuk mengurangi resiko tergigit dan lebih mudah.
  • masukkan segera makanan dari sisi mulut yang sebelahnya dengan cepat dan tarik jarimu agar tidak tergigit. (tergigit itu sungguhan sakit!!)
  • Posisikan mulutnya agak keatas untuk mencegah makanan tumpah keluar lagi, dan sedikit membantu kucingmu menelan.
  • Beri waktu kucingmu untuk menelan makanan (kamu bakal bisa melihat makanan turun di kerongkongan kucingmu), dan pastikan tidak ada makanan yang masih di mulutnya (cek dengan membuka mulutnya. Jika ada makanan di bagian mulut depan, dorong ke belakang untuk mempermudah menelan) sebelum memberi makan lagi.
  • Ulang proses diatas hingga makanan yang kau siapkan habis.
  • Tisu basah dan tisu kering tentu saja untuk membersihkan kucingmu dari makanan yang menempel, karena jika tidak dibersihkan dan dikeringkan, kucingmu bisa menjadi sangaat kotor dan jamuran. (apalagi mustahil bisa grooming, jika dia masih sakit kan?)
Seiring waktu dan kesehatan yang meningkat, akan ada satu masa dimana kucingmu akan mencoba makan sendiri. Meskipun di awal kamu akan masih menyuapinya di beberapa persen porsi makannya meskipun dia sudah bisa makan sendiri, lama kelamaan kucingmu akan bisa 100% makan sendiri! Yayy!! (saranku gunakan mangkuk tak bersudut bawah untuk tempat makannya, supaya dia tidak kesulitan mencoba meraih makanan yang terselip di sudut bawah)

Kesabaran dan ikhlas adalah kunci utama merawat kucing (atau hewan apapun) yang sakit. Santai dan jangan menganggapnya sebagai beban. Yang tentunya tidak-lah jika kita menganggap kucing tersebut sudah sebagai anggota keluarga. Lagipula berani memelihara berarti harus berani bertanggung jawab kan? :)

Semoga sharing ini membantu dan semoga kucingmu baik-baik saja :)

Tuesday, February 12, 2013

Stretch your leg. Walk for a bit


Aku bukan orang yang "beruntung" berada di pekerjaan dimana kamu bisa mau tak mau pergi ke banyak tempat, hidup (walau sementara) di tempat lain yang baru, atau bertemu orang-orang yang pada keadaan normal hanya sedikit kemungkinan bisa bersinggungan kehidupan.

Yap, sedikit agak berbeda dengan pegawai yang terikat jam kantor, sebagai orang yang bikin usaha sendiri dan baru mulai, waktu luang dimana kamu bisa benar-benar melakukan apa yang kamu mau adalah sesuatu yang langka dan benar-benar hanya bisa terjadi jika kamu dengan kemauan keras sengaja menarik waktu itu dari keseharianmu mengurus usaha.

Kamis kemarin akhirnya dengan kemauan keras, kami berhasil "melarikan diri" sejenak dari Jogja menuju Purbalingga, cuma buat melepas kangen dengan orang tua, dan benar2 cuma buat tidur-tiduran di sofa. haha.

Tapi jika kamu sedang benar-benar ingin bersantai, kamu bisa melihat bahwa hal-hal yang terjadi selama perjalanan, sesederhana apapun itu, jadi kelihatan menarik dan menyenangkan. Dan bisa menjadi pengingat perjalananmu saat itu.

Pagi, setelah menitipkan kucingku yang cripple itu ke Calico, kami berangkat hampir tengah siang menuju tujuan. Perjalanan tampak lancar, dengan lalulintas yang sepi karena kamis masih weekdays... diselingi sahut-sahutan whatzapp dengan asisten Poyeng, perjalanan lancar sampai mobil bak terbukaku yang humble itu -seperti biasa- macet (lagi) di Parakan, di pertigaan dekat PDAM Parakan. Alhamdulillah ditolong oleh sesama pemakai mobil "yang sering macet", aku membiarkan para lelaki asyik sendiri dan melihat-lihat sekitar, sampai aku melihat dalam sepersekian detik lewat, sebuah truk yang mengangkut 2 ekor gajah sekalian pawangnya yang menunggang gajah tersebut melaju cepat di pertigaan. Whoaa... First for a lifetime!

Daan... oke, rehat 1 jam karena macet pun selesailah dan kami melanjutkan perjalanan tanpa halangan, kecuali 2 kali mampir makan. Pelajaran : akan lebih baik jika kamu survei tempat makan dulu sebelum melakukan perjalanan, karena 2 kali mampir makan secara random picking ini, dua kali juga makanannya ga enak. - aku bisa menghabiskannya karena aku sungguhan lapar -

Seperti direncanakan, bermalas-malasan di rumah adalah satu-satunya kegiatan di rumah orang tua. Kecuali satu kali waktu ketika aku keluar untuk mencari wig untuk manekinku (as u all already know, Purbalingga dikenal salah satunya karena produksi wig-nya), kami ke daerah yang disebut desa wisata Karangbanjar. Mampir di 2 pengrajin wig dan akhirnya membeli wig di tempat terakhir. Disini kamu akan melihat perbedaan orang yang banyak bertemu orang baru dan mau terbuka, dengan orang yang tampaknya terlalu sibuk dengan pikirannya sendiri dan tertutup. Di pengrajin pertama, komunikasi sulit dilakukan karena noise yang tampaknya tercipta hanya karena orang yang kami ajak bicara pikirannya sedang bercabang ke tempat lain dan mungkin tak mempercayai kami, tapi di pengrajin kedua, keluarga Maryoto, semua terasa natural serasa seperti sedang berada di rumah almarhum mbah Pudjo (adik mbah Maridjan), ketika aku dulu diajak main kesana oleh Baskara. Mereka semua tidak kenal kami, tapi membuka tangan dan rumah selebar-lebarnya untuk kami. Pengrajin yang kedua ini sudah cukup terkenal, dan sering didatangi pengunjung dari banyak tempat, dan bahkan meminjamkan kamar untuk mereka jika mereka butuh. I definitely will come back here later if i need another wig.. or just spread the words about them.

*wig untuk manekinku,.. cantiik!

Perjalanan pulang lancar dengan sedikit lebih berwarna lagi daripada ketika berangkat. Mungkin karena hari minggu, pengendara yang kami temui di jalan jadi lebih bermacam-macam.

Beberapa pengalaman yang bisa dianggap menyebalkan, seperti ada yang suka sekali membunyikan klakson meskipun aku yakin tidak butuh, pengendara motor lokal dalam kota yang jalan pelan di tengah jalan antar kota yang sempit itu dan tidak akan mau minggir meskipun di belakangnya ada mobil butuh untuk lewat (jadi kamu harus memperlakukannya sama besarnya dengan mobil), atau -sekali lagi selalu ada saat pertama untuk segala sesuatu- adalah ketika ada pengendara motor arogan yang meludahi mobilmu begitu saja??!! Aku melihat dengan jelas wajahnya, dan dia sungguh jauh dari muda. Betapa umur yang disia-siakan.

Tapi untungnya mayoritas pengalamannya menyenangkan (subyektif tentunya). Kami lewat jalur alternatif, dan aku adalah tipe yang memang tidak menyukai jalan utama yang crowded. Jadi aku benar-benar menikmati melihat pemandangan di sekitarku yang penuh bukit, sawah tinggi, kayu, rumah-rumah lokal yang menurutku justru berkarakter, dan jika melihat ke depan kau bisa melihat jalan yang akan kamu lewati jika difoto tak akan kalah dengan foto-foto jalan di luar sana yang selalu menarik kita untuk melewatinya. (Sayang aku tak bisa memotretnya karena memang tidak mungkin berhenti di jalan menanjak/menurun sempit sementara di belakangmu banyak mobil mengantri).

*Bolgheri road


Banyak sapi turunan Australia yang berkendara dengan mobil bak terbuka atau truk kecil yang lewat, dan mereka gemuk-gemuk dan ganteng, ga ada yang disiksa kookkk. Dan aku juga sempat mampir makan mi ayam di tepian sawah yang sering jadi "rest place" tidak resmi untuk pengendara yang lewat jalur ini. Dingin karena hujan, enaknya makan yang hangat-hangat.


Satu lagi pengalaman "selalu ada saat pertama" adalah ketika tiba-tiba distop Polisi di tengah jalan, deg-degan karena ga tahu kenapa, dan ternyata karena polisinya mau nebeng sampai kantor polisi sambil bawa motor yang baru kecelakaan. Sungguh situasi yang aneh ketika kami yang lebih cenderung malas dekat dengan polisi, justru lewat di jalan, membawa polisi di bak kami, dan ada beberapa polisi lain yang kelihatan seperti sedang mengawal kami.

Setelah semua yang kuceritakan diatas -kecuali mobil yang lagi-lagi macet sejenak- perjalanan berakhir lancar seperti biasa. Dan setelah kami -seperti biasa juga- sempat ditebengi anak jalanan, dan menjemput Beck (yang secara mengecewakan dibiarkan dalam keadaan sangat kotor, padahal aku menitipkannya dalam keadaan super bersih) di Calico, kami sampai di rumah dan mulai melakukan rutinitas harian lagi.

So, stretch your leg. Walk for a bit. Dan pasti kamu akan menemukan pengalaman baru. :)

Monday, February 4, 2013

Nonton Film Musikal di Bioskop Indonesia kota Jogja

Tgl 1 Februari 2013 malam, secara impulsif kami pergi ke Empire XXI untuk nonton. Membeli tiket Les Miserables di pemutaran terakhir, ekspektasiku adalah aku akan bisa menonton dengan tenang diantara orang-orang dewasa. But what i'v got?

Yeah, aku memang menonton bareng dengan orang dewasa semua. Beberapa malah bule dan mahasiswa non Indonesia. Tapi aku ternyata salah besar berharap bisa menonton tanpa gangguan.
Aku memang sedari awal niat nonton Les Miserables malam itu. Selain karena trailer musikalnya kadang ditayangkan di Fox Movies Premium, juga karena Anne Hatteway yang berhasil menggondol piala Golden Globe gara2 perannya di film drama/musikal ini.

Dan... Aku baru sadar, bahwa bioskop ternyata sungguhan jadi tempat "mojok" sekaligus pdkt pasangan muda-mudi (atau om-om dan mbak-mbak?). Yup, memang sering kami menemui pasangan yang suka duduk di pinggir jembatan jalan raya. Tapi tampaknya mereka yang lebih berduit memilih bioskop. Sama2 berefek dingin dan privat. (dengan catatan aku yang terpaksa jadi saksi di sebelah mereka ga dihitung)
Ada yang memutuskan memilih ngobrol bisik2 dr awal film sambil saling melontarkan pertanyaan dan jawaban yang bikin ketahuan bahwa mereka nonton bukan untuk nonton tapi cuma cari tempat pacaran (yah, bukannya nguping. Kepaksa denger saja karena aku duduk di sebelah). Ada beberapa yang walk out di tengah film. Dan ada yang di setengah terakhir film memutuskan lebih asyik surfing di smartphone mereka.

Aku sama sekali ga nyangka, kalo ternyata separuh dari mereka yang nonton Les Miserables yang dimulai jam 9 malam ini ga ngerti kalo mereka bakal nonton film musikal!!!

Sangat menyebalkan ketika ada yang "sok" entah biar terlihat keren di sebelah temen/pasangannya, ketawa dan malah komentar cukup kencang : "ya ampun.. nyanyi lagi??". *gubrak
Setidaknya riset dululah dengan film yang mau ditonton? Jadi ga bakalan keliatan bodohnya di tengah film. Atau ga berekspektasi yang salah. Atau merasa membuang uang percuma. Jangan asal main tonton karena Hugh Jackman aja. (kayak aku dulu dah menduga sebelum duduk di kursi itu bahwa film Snow White and the Hunts Man itu bakal mungkin mengecewakan. Dan aku mengambil resiko dengan sadar.)
Thank God, setidaknya masih ada sebagian yang lain yang benar-benar datang untuk nonton, tahu kalo ini film musikal, dan beremosi di saat-saat yang tepat. Dan yang paling penting memutuskan bahwa keberadaan sebagian yang kubahas di awal tadi tidak akan bisa mengganggu keasyikan mereka nonton.

Yah memang ini bukan kali pertama aku nonton bareng orang2 (yang tidak seperti aku), ga menganggap nonton film di bioskop adalah sebuah ritual sakral. Hanya saja, entah kenapa aku malam ini tidak emosi karena terganggu nonton, tapi justru merasa jadi lebih tertarik untuk membicarakan mereka sejenak..
Dasar, pasar film Indonesia... ck ck.

Tuesday, January 15, 2013

Pets : Kejang-kejang pada kucing

Waktu itu ketika aku sudah pasrah terhadap nasib apapun yang akan diterima kucingku yang sedang sakit parah, dia sempat mengalami apa yang disebut kejang-kejang pada kucing selama beberapa hari, dan dalam 2 hari diantaranya dia kejang hampir selama 24 jam. Benar-benar bikin sedih dan panik kalau kamu tak tahu apa yang sedang kamu hadapi.

Kejang-kejang pada kucing terjadi ketika terjadi aktivitas elektrik yang tak normal di otak.
Bisa saja terjadi hanya sekali, beberapa kali, atau secara berkala.

Perhatikan!
Kejang bisa dimulai dari kucing tiba-tiba terbaring, kaku, lalu mulai kejang (pergerakan otot yang tak disadari yang tamapk seperti kucing menegakkan tubuhnya, mengayuh kakinya, mengangkat rahangnya, dan sejenis itu). Kucingmu bisa saja lalu pipis atau pup selama kejang. Umumnya kejang terjadi 1-2 menit saja.

Kadang kucing menunjukkan ciri sebelum kejang, seperti mondar-mandir, berkeliling, mengeong keras, atau muntah. Setelah kejang, kucingmu akan bingung, bisa lumpuh sejenak di satu atau lebih kaki, tampak buta, muntah, atau menunjukkan perubahan perilaku. Biasanya hanya sementara, meski butuh beberapa hari sebelum jadi 'normal' lagi.

Penyebab.
Kejang pada kucing terjadi karena ada yang salah di otaknya, dan kadang tak menunjukkan ciri-ciri lain. Kadang kejang terjadi secara spontan, yang mengarah ke epilepsi.

Perawatan langsung.
Jangan biarkan kucingmu melukai dirinya sendiri tanpa dia tahu. Jadi : tetap tenang, ingat bahwa kucingmu sedang tak sadar akan yang terjadi jadi hati-hati jangan sampai tercakar atau tergigit, pindahkan ke tempat yang aman untuknya, hati-hati karena ketika kejang selesai kucingmu bisa bingung dan tak mengenalimu sehingga bisa menyerangmu atau kabur, jika kejang tak juga berhenti bawa ke veterinarian (dokter hewan) sesegera mungkin untuk pengobatan.

Pengobatan
Obat yang biasa diberi vet adalah diazepam atau mungkin phenobarbital yang bisa menghentikan kejang.

Penyebab lain.
Hypoglycemia, sakit ginjal, sakit hati, meningitis, tumor, dan macam-macam infeksi bisa menyebabkan kejang.

Pencegahan.
Sayangnya tak ada yang bisa mencegah kejang. Yang bisa kita lakukan adalah mencegahnya melukai dirinya lebih jauh ketika kejang terjadi.

*biarkan hanya mimpi baik yang lewat di pintumu

Semoga kucingmu selalu baik-baik saja. . .

sumber :[1]

NOTE: Buat siapapun yang membaca artikel ini dan melihat gejalanya dalam kucing kesayangan kamu, jangan meninggalkan komen pertanyaan apa yang harus dilakukan ya, tapi langsung bawa kucing kesayanganmu ke dokter hewan langganan kamu. Beliaulah yang akan bisa menjawab pertanyaanmu itu. ^ ^ (tanyalah ke teman2 kamu jika belum punya dokter hewan langganan)

Monday, January 14, 2013

Jurnal kecil : Ajeng menulis buku knitting


Aku tersandung menjadi penulis murni ga sengaja. Dalam pikiran terliarku sekalipun tak pernah terlintas sebelumnya aku bakal membuat buku.

Coz, aku bukan tipe yang suka nulis panjang. Jelek dalam menyusun cerita. Dan singkat padat jelas selalu jadi andalan setiap menjawab soal ujian (aku sering heran, ada saja yang sampai minta kertas tambahan karena kurang, aku berusaha ngisi separuh aja ngos-ngosan). Semua plot cerita yang pernah iseng kutulis untuk (seandainya jikalau kali saja bakal menjadi) manga, tak ada yang selesai sampai tamat (ya, ya, aku memang sedikit bisa menggambar, dan dulu aku pernah berpikir serius membuat manga).
Dan aku (sampai sekarang) selalu ngiri dengan teman-temanku yang selalu bisa bercerita dengan sangat menarik melalui tulisan (yang beberapa diantara mereka memang menjadi wartawan dan novelis).

Tapi ternyata yang kutulis sama sekali bukan novel, aku malah membuat buku rajut, yang thank God, isinya separuhnya gambar, dan cara penulisannya tanpa basa-basi, tepat seperti yang (hanya) bisa kulakukan.

Setelah di buku perdana yang rada ga ngerti akan berakhir seperti apa, aku menukar uang demi portofolio dan nama (yang ternyata berakhir sama sekali tidak buruk), aku insyaallah menempatkan diri di jalur yang benar di buku-buku selanjutnya. Yup.. sama seperti menjadi penulis tanpa sengaja, aku tiba-tiba memutuskan menseriusinya juga tanpa direncana. Aku mulai tahu apa yang kubutuhkan, dan pun berusaha memenuhinya, meskipun tak bakal bisa 100% mengingat kuasa tertinggi bentuk buku seperti apa jelaslah bukan di aku, karena aku hanya penulis saja.

Suatu saat aku berharap bisa membuat buku knitting (atau apapun) yang benar-benar sesuai bayanganku.


Yup, januari 2013 ini aku sedang menanti buku keduaku selesai dicetak, dan sedang dikejar deadline menyelesaikan buku ketiga. Dan benar sekali, semuanya tentang knitting.

Dan karena aku ngga ngerti cara memasukkan foto dalam jumlah banyak menjadi sebuah galery foto dalam posting blogspot, aku menguplod foto-foto isi buku kedua dan ketiga di facebookku.

[album foto isi buku kedua]
[album foto isi buku ketiga]


Have a nice day!!

Tuesday, January 8, 2013

Mengenali Ciri Kucingmu Berpamitan (Sekarat)


Kematian dan perpisahan adalah sesuatu yang tak terhindarkan dalam memelihara hewan peliharaan. Tak ada yang bisa memprediksi kapan waktunya. Dan mungkin akan jadi berkah jika kita sedikitnya tahu kapan saat itu datang, dan mempersiapkan hati untuk kedatangannya (tabahlah).

Perubahan Karakter.
Jika kucingmu biasa mudah dipegang, bisa saja dia berubah jadi pemarah dan tak mau dipegang karena kesakitan atau memang menjadi tidak mau. Kasus lain, bisa saja jika kucingmu umumnya mandiri dan sering keluar, sekarang jadi selalu mencari perhatian dan ditemani olehmu

Bersembunyi.
Kucing tahu dia akan mati. Kucing yang sakit akan mulai mencari tempat yang dianggapnya nyaman, kadang bisa jauh dari pemiliknya jika kucingmu biasa keluar rumah. Kucing akan mencari tempat yang tak panas, teduh atau gelap. Bisa di bawah kendaraan, dibawah tanaman, di eternit, di bawah kasur, atau di ruang tempat menyimpan barang.

Perubahan perilaku makan.
Kucing yang sekarat/sakit tidak mau makan dan minum, bahkan ketika kau beri makanan favoritnya. Jika kau mendapati kucingmu menolak makan 2-3 jadwal makan secara berurutan, cobalah bawa ke dokter untuk diperiksa.

Perubahan penampilan.
Kucingmu bisa berubah jadi tampak kusut karena tak punya energi untuk grooming sendiri.
Jika mendekati kematian, matanya bisa tampak buta, yang artinya dia sedang mengalami kejang-kejang.

Kejang-kejang.
Ciri kucing sekarat adalah kejang-kejang. (sungguh menyedihkan untuk disaksikan)
Jadikan alasan yang kuat untuk mulai mempersiapkan tempat yang aman dan nyaman untuknya, karena kejang bisa membuat kucingmu tampak seperti kaku dan tidak nyaman, dan bisa melukai dirinya sendiri tanpa sadar. kejang bisa terjadi beberapa jam sebelum kematian.

Pola nafas.
Kucing bisa saja bernapas secara keras atau berbunyi. Bisa saja membuka mulut dan mengeluarkan lidah.


Mempersiapkan kematian kucingmu.
Kucing kerap "pergi" tanpa ada yang tahu. Bisa mengetahuinya lebih awal, bisa mempersiapkan pemillik untuk mengucapkan selamat tinggal.

Ada yang memilih euthanasia karena kucingnya sangat sakit. Tapi, seringkali mempersiapkan tempat yang nyaman dan aman di rumah adalah hal terbaik untuknya. Meletakknya di kandang dengan alas yang lembut dll. atau di ruangan yang tenang jika kamu tidak punya kandang.

Mengucapkan selamat tinggal tak pernah menjadi hal yang mudah kepada sahabat kucing yang sudah menemani dan menjadi anggota keluarga kita. Tapi bisa melakukannya adalah sesuatu yang patut disyukuri. Jika kita mengetahuinya lebih awal, kita bisa membuatnya nyaman dengan menemaninya dan mengatakan betapa kita menyayanginya, mengelusnya dengan lembut, dan ada disana ketika saat itu tiba.

sumber : [1]

Tuesday, January 1, 2013

Pets : Stroke pada Kucing

Yap, aku punya kucing dan hanya seekor, jantan, dan kunamai Beck. Ini adalah kali pertama aku memutuskan untuk memelihara kucing dengan cara serius.
Dan bukan kucing yang cantik dan mahal, Beck hanya kucing mixed breed biasa yang dapatnya pun gratisan. Tak kusangka akan jadi pengalaman berwarna dalam memelihara hewan piaraan.


Tak bedanya dengan memelihara kucing persia atau semacamnya, Beck secara rutin grooming, sudah vaksin, pun dibawa ke veterinarian ketika dia sakit. Sekarang aku akan coba menceritakan salah satu penyakit yang pernah diderita Beck. Feline Stroke, secara singkat tentunya. Yup, kucingpun bisa kena stroke seperti manusia!

Feline Stroke atau stroke pada kucing, tak ubahnya seperti stroke pada manusia. Ketika suplay darah ke otak menjadi tidak lancar, dan akhirnya menyebabkan terganggunya fungsi motorik pada kucing.

*Ciri-ciri
Mungkin kamu akan mendapati kucingmu jadi hilang keseimbangan, kepala miring ke satu sisi, sulit jalan, bingung, disorientasi, kesulitan penglihatan, wajah jadi kaku, kebutaan sementara, hilang napsu makan, berat badan turun, atau berubah kebiasaan.

*Penyebab
Penyebab stroke bisa karena trauma kepala, racun, sakit penyakit tertentu, atau reaksi obat yang menyebabkan parasit untuk penyakit tertentu bermigrasi. Dua jenis stoke kucing adalah Ischemia, dimana suplay darah dan oksigen kurang ke otak. Yang kedua adalah hemorrhagic, stroke yang disebabkan pendarahan di otak. Jenis yang pertama lebih umum ditemui.

Untuk mengetahui secara pasti dan tepat penyebab stroke kucingmu, tidak bisa melalui tes darah, urin, atau X-ray. Yang paling baik adalah melalui CT-scan atau MRI. Mengetahui sebab pasti stroke bisa mencegah kembalinya stroke dengan lebih maksimal.

*Pencegahan
Semua jenis kucing bisa kena stroke, meski tampaknya kucing yang dilepas keluar rumah adalah yang paling berpotensi kena, karena mereka bisa saja terpapar racun tikus atau kena bakteri. Jadi cara mencegah kucingmu kena stroke, adalah dengan mengurungnya di rumah saja.

*Perawatan
cara perawatan kucing yang stroke adalah dengan mengembalikan kadar air yang hilang dalam tubuh kucing. Menjaganya tetap makan. Menjaga kucing tetap hangat dan kering dan melapisi tempat tidurnya dengan sesuatu yang menyerap dan diganti secara berkala. Kucing juga perlu dibalik arah tidurnya secara berkala untuk menghindari pegal dan kesemutan, dan mencegah lembab karena kena urin sendiri. Jangan lupa "dijemur" 15 menit setiap pagi sebelum jam 9, dan melakukan fisioterapi setiap pagi untuk menggerakkan otot-ototnya yang kaku.

*Harapan
Semakin segera penanganannya, semakin besar kesempatan sembuh totalnya. Menunjukkan kemajuan dalam 2 minggu pertama memberi kesempatan sembuh yang sangat baik. Kucing bisa sembuh dari stroke dengan kesempatan lebih baik dari manusia dan bisa hidup panjang dan normal selepas stroke. Proses penyembuhan bisa mingguan atau bulanan, dan membutuhkan terapi fisik yang agresif dan kesabaran ekstra.
Yang tentunya tak masalah, karena kita semua sayang kucing kita masing-masing kan?.

Dan tepatnya itu juga yang sekarang sedang kulakukan untuk Beck, supaya dia bisa segera mandiri lagi (Wish me luck).

Semoga kucingmu selalu baik-baik saja. :)

Sumber =
petwave.com/Cats/Health/Brain-Spinal-Nerve/Strokes.aspx
[2]
[3]

update= kucingku sekarang sudah lama 'pergi' bukan karena stroke, tp karena infeksi. (sampe sekarang aku selalu mau nangis kalo nyeritain masa-masa perjuangan dia masih berusaha bertahan meski tahu dia mau pergi T_T)


Monday, December 31, 2012

Tips Mencari Rumah Kontrakan

Mengontrak rumah adalah salah satu cara bertahan hidup yang memerlukan seni dalam mengerjakannya. Ya harus mau tak mau belajar jika kita memang belum mampu punya rumah sendiri (yang mana aku yakin, beli/bikin rumah -apalagi dengan dana cekak- butuh seni yang tak kalah lihainya).

Setelah hidup berdua dengan partnerku sekarang, selama kurun waktu hampir 5 tahun kami sudah beberapa kali pindah kontrakan, dan sekarang menempati rumah ketiga (ya ya, kami memang orang yang sangat pemilih dalam hal menempati rumah). Dan kayaknya asyik juga jika bisa membagi beberapa pengalaman dalam proses pencariannya.


Sedikit berbagi pengalaman, aku kurang lebih selalu mendapatkan rumah dengan kondisi yang kuinginkan. Rumah dengan penerangan dan sirkulasi udara yang baik di lingkungan yang aman. Dengan garasi atau halaman sebagai ruang ekstra. Dengan approval kenyamanan dari teman yang main. Lalu apa yang membuat kami jadi kutu loncat?

Rumah pertama, yang merupakan satu rumah 2 lantai yang dibuat memiliki akses terpisah (aku tinggal di lantai dua, dan pemilik di lantai satu), memiliki pemilik yang terlalu ikut campur dalam hal mengurus rumah yang kami tinggali. Setiap kali kami pergi keluar kota setidaknya lebih dari 2 hari, tiba-tiba entah pagar di cat ulang.. tanaman dirapikan.. semua sampah disapu..
Hmm, bukannya enak?
Coba saja dulu, dan kau akan merasa seperti diperlakukan sebagai remaja tanggung yang membersihkan halaman saja tidak bisa?? Mau? Dan diluar bahwa hal ini sudah kuhitung melanggar batas properti. I pay for it u know.
Listrik dan air yang masih jadi satu akan membuat kamu merasa kamu selalu membayar lebih banyak daripada yang sebenarnya kamu pakai. Ditambah sering mendapat wejangan untuk tidak buang-buang air, atau parkir dengan benar (karena sharing garasi juga).
Serasa bukan ngontrak, tapi tak lebihnya seperti nge-kos biasa dengan harga lebih mahal. Maka 1 tahun saja, kami hengkang.

Rumah kedua, di daerah perkampungan. Pemilik yang juga tinggal hanya di sebelah rumah, bertolak belakang dengan rumah pertama, sangat baik dan tidak pernah mencampuri urusan kami sama sekali. Tapi karena mungkin kesalahan di pembangunan pondasi yang tidak baik, dinding sangat lembab dan seperti merembes. Hal ini sangat merugikan karena aku menyimpan knitting needle bambu di rumah, dan mereka semua jamuran!! (hikz), dan kamu harus ekstra pikir ulang jika ingin menaruh barang atau furnitur mepet tembok.
Sebenarnya hal ini masih bisa ditolerir kalau saja tetangga persis sebelah rumah (yang adalah kakak pemilik rumah), tidak selalu merasa juga punya hak untuk keluar masuk halaman rumah yang kami pakai. Semena-mena memakai teras untuk kepentingan pribadi tanpa ijin dulu, memakai air, atau di satu titik mengakui hak milik barang yang kutaruh di lantai teras, (meskipun itu hanya bel sapi yang belum sempat kusimpan ke dalam rumah, yang mana kebetulan pemberian mertuaku -pencurian??-).
Tidak menghormati batas properti adalah sekali lagi titik matiku untuk memilih respek atau tidak dengan seseorang. Maka dengan berat hati, setelah 3 tahun, aku tak tahan lagi.

Rumah ketiga (yang sekarang masih kutinggali) pemiliknya tidak tinggal di Jogja dan kami melakukan segala proses pra tinggal melalui teman pemilik yang juga tinggal di dekat rumah, berada di perumahan kecil dengan tetangga yang mengurusi urusan masing-masing (thank God!), kecuali ketika tiba iuran sampah dan satpam saja setiap bulan berkumpul.
Tapi, kelemahan hidup diantara banyak keluarga muda (dari observasi) adalah mereka entah kenapa seolah tidak peduli dengan balita-balita mereka berkeliaran di jalan perumahan sesiangan tanpa pengawasan! (Sebagian mungkin karena mereka merasa jalan itu masih seperti halaman rumah atau sebagian karena di ujung jalan ada satpam menjaga perumahan mereka -padahal selalu ada jam kosong dimana tidak ada satpam berjaga!-). What a shame, karena anak-anak itu jadi kekurangan pendidikan dini. Ada yang suka menyongsong motor atau mobil yang lewat (sampai satu titik aku berpikir, mungkin ortunya sebenarnya bosan dengan anak tersebut, dan cari cara paling mudah menyingkirkannya? Seperti menunggu si anak diculik atau kecelakaan mungkin? Hush!!), dan 2 balita di rumah seberangku berubah jadi biang onar kecil yang tidak pernah tahu batas antara boleh atau tidak ataupun aman atau tidak. Seperti melempar sesuatu ke jendela atau garasi seseorang, mencabuti bunga di halaman seseorang, menyebar "rintangan" di tengah jalan, tidak mengembalikan barang teman yang dipinjam, atau mencegat motor tukang sayur. Dan selalu dilakukan tidak di depan orang tua mereka! Yang paling geli adalah moto mereka yang pasti selalu kudengar setidaknya sekali setiap hari, yaitu : "kabuuur, kabuuur". hahaha. (My children will not like them! I'll promise make sure of that!)
Tapi beda dengan dua rumah sebelumnya, yang paling mengganggu ternyata bukan tetangga (dua anak itu sudah takut padaku hanya karena aku pernah menegur mereka untuk tidak mencabuti bunga di halamanku di depan ayah dan ibu mereka. LOL). Tapi karena tampaknya pihak tempat aku melakukan perjanjian kontrak tidak mengatakan kondisi sebenarnya dari lingkungan rumah. Setelah tinggal disana, aku mendapati bahwa air sumur sama sekali jauh dari jernih, dan di satu titik kemarau kami harus mengebornya lebih dalam agar mau mengalir. Dan terakhir, ternyata lingkungan ini pernah memiliki sejarah kebanjiran! (yang tampaknya masih jadi ancaman potensial hingga detik ini). Ketika daerah belakang rumah banjir hingga sepinggang, meski rumah kontrakan tidak kena dampak, tapi kami akan mendengar suara air tanah merembes bergemuruh mengalir mengisi sumur (apakah mungkin akan banjir dari sumur??), dan air sumur akan jadi lebih keruh lagi daripada sebelumnya. Hmm.. tampaknya kami akan tinggal 1 tahun saja disini.
Ck ck ck...


Jadi, apa yang harus kamu pikir dan lakukan ketika mencari rumah kontrakan?

Pertama, tentukan di daerah mana kamu ingin tinggal. Bukan membicarakan sebuah tempat yang spesifik, tp lebih baik jika kamu memilih kelurahan yang mau kamu tinggali supaya bisa mendapatkan kesempatan lebih besar. Lebih baik memiliki pilihan daerah lebih dari satu untuk jaga-jaga. Lalu pilih juga di lingkungan seperti apa yang kamu mau. Apakah di kampung atau perumahan.
Pemilihan ini akan menentukan budget yang harus kamu siapkan. Dalam perkembangannya, budget dan tempat akan saling mempengaruhi satu sama lain, tergantung mana dulu yang diprioritaskan.

Kedua, jarak antara waktu pencarian dan bulan kamu harus pindah akan menentukan hasil yang kamu dapat. Semakin awal kamu mulai mencari, semakin besar kesempatan kamu mendapatkan rumah kontrakan yang paling mendekati yang kamu inginkan (coz bicara dari pengalaman : gimanapun "perfect"nya, semua rumah kontrakan pasti memiliki "flaw" yang cepat atau lambat akan kamu temukan selama tinggal -what a shame-). Waktu yang biasa kuambil adalah 2 bulan sebelum batas waktu pindah.
Jangan sungkan berpanas ria keluar masuk gang. Dan jangan sungkan bertanya pada penduduk lokal yang kamu temui di jalan di daerah yang kamu incar, karena banyak rumah kontrakan berpotensi yang tidak ditulisi "Dikontrakkan" di depan pagar, menunggu untuk ditinggali, dan hanya orang sekitar yang tahu itu sedang mencari penghuni.

Ketiga, tentukan batas minimal kondisi rumah/lingkungan yang kamu inginkan. Hal yang paling kupikirkan adalah dari segi kesehatan. Sirkulasi udara dan kelembaban adalah hal krusial selain tentunya masalah keamanan. Pembagian dan berapa jumlah ruang yang kau butuhkan juga akan mempengaruhi pilihanmu.
Dan jangan lupa cek kondisi air (sumur dan bocor -atau bahkan banjir?-) juga bagaimana tetangga sebelahmu. Karena percaya atau tidak, salah satu dari hal ini akan membuatmu memutuskan akan memperpanjang kontrak atau hengkang dari rumah kontrakan yang kamu tinggali sekarang, meski senyaman apapun kondisi rumah kontrakanmu diluar masalah air dan tetangga. Dan sayangnya kemungkinan besar tidak akan kamu ketahui kondisi sebenarnya sebelum kamu tinggal di rumah tersebut. (dan aku belum menemukan metode untuk deteksi dini. Mungkin ada yang tahu dan bisa bantu??)


So what the best?? Tinggal di rumah sendiri saja lah kalau bisa. Hahaha.


Hope these tips can help and make some difference.

Happy Hunting!!

Friday, December 14, 2012

Sedikit celoteh tentang film Life of Pi


Note : ini hanyalah celotehan saya saja mengenai pengalaman menonton film, jadi mohon jangan kecewa kalo kamu mungkin ga menemukan sinopsis dari filmnya sendiri.

Movie : Life of Pi (2012)
Sutradara : Ang Lee
Fox 2000 Pictures





Aku sudah lama tidak membeli buku diluar buku merajut. Cukup lama untuk jadi satu orang yang tak pernah mendengar tentang "Life of Pi" sebelum aku menonton filmnya tadi.

Dan okay... Satu faktor yang bikin aku mati-matian menyempatkan nonton di kesibukan harian yang aduhai, adalah karena Colin Morgan menyebutkan "Life of Pi" sebagai salah satu buku favoritnya. Make me wonder.. What the beauty about it?
Tentu saja ditambah dengan rating imdb yang diatas 8 meskipun aktor utamanya bukan bintang terkenal, dan sutradara dengan portfolio yang tak perlu diragukan. (kalo enggak sih mungkin aku langsung pilih skip ke bukunya langsung saja kan?)

Aku selalu percaya buku asli akan selalu lebih bagus daripada film adaptasinya (satu-satunya anomali adalah "How to Train your Dragon" yang justru terbalik), oleh karenanya film ini akan menentukan semua apakah akhirnya aku akan mau mengorbankan jatah bukuku bulan ini bukan untuk beli buku tajut tapi untuk novel ini.
And fortunately, it's worth! (buku rajut.. Tunggu bulan depan lagi ya.. Hikz)

...
Ok.. Aku akan bahas sedikit tentang pengalamanku selama nonton..
Sisihkan tentang memakai otak terlalu banyak untuk berfikir dan mengikuti isi film melalui dialog, karena seperti membuka lembaran graphic novel full color dengan imajinasi dan pewarnaan yang cantik. Dialog adalah narasi pendukung, dan visualmu yang akan menuntunmu menikmati isi film ini.
Indah dari detik pertama! (dengan real 3D tentunya, meskipun aku sebenarnya lebih suka nonton film tanpa harus pakai kacamata hitam di ruangan yang sudah gelap). Imajinasi visual film ini "liar". Membuatku ingin membandingkannya dengan yang di buku yang apakah akan lebih liar.
Karena nonton film ini, aku jadi sungguhan percaya National Geographic bilang bahwa manusia baru melakukan eksplorasi 5% dari keseluruhan samudra.

(warning : this sentence below maybe contain spoiler)
Seperti Dora the Explorer bilang, bagian mana yang kau sukai?
Untukku pribadi, most shocking moment adalah ketika aku seketika langsung menyadari bentuk asli dari pulau mengambang itu ketika disorot dari jauh.
Dunia penuh dengan keajaiban. Tak ada yang tak mungkin (apalagi jika itu berhubungan dengan alam) meskipun itu mungkin begitu berlawanan dengan akal sehatmu.
...

Happy watching!
;)

Wednesday, October 24, 2012

Apakah aku sudah cukup baik?


Dulu ketika aku lebih muda dan lugu, aku selalu bangga dengan kelugasanku, tak merasa sungkan mengatakan apa yang sedang kupikirkan. Karena aku percaya itu yang terbaik. Dan akupun tak begitu peduli dengan semua resikonya.

Tapi itu dulu. Ketika aku hanya hidup untukku sendiri. Ketika aku masih orang bebal yang tak mengerti perasaan orang lain, bahkan orang yang kuanggap penting. Ketika yang ada di hidupku hanya aku dan khayalanku sendiri. Dan permasalahan dalam hidupku hanyalah kegalauan khas pubertas remaja.

Tapi sekarang semua sudah berbeda. Waktu terbukti memang berperan sungguh dalam pendewasaan diri. Dan tampaknya fungsi manusia sebagai makhluk sosial lebih berperan dalam kehidupan sehari-hariku.
Dari mengenal dan berhubungan dengan lebih banyak orang, aku yang sekarang sudah lebih bisa menjaga perasaan orang lain lewat perkataan dan perbuatan.

Aku adalah tipe orang yang memperlakukan orang lain dengan cara seperti aku ingin diperlakukan oleh orang lain. Juga seringkali mempertimbangkan suatu kemungkinan berdasarkan apakah aku bisa melakukannya atau tidak jika berada di situasi yang sama.

Itulah mengapa aku jadi senewen setengah mati jika bertemu orang yang menuntut banyak darimu, tapi dirinya sendiri tak mampu/mau memenuhi bagian kewajiban setelah tuntutannya dipenuhi. Atau yah.. Sekedar melaksanakan apa yang sudah dikatakannya.
Atau jika ada orang yang menyalahkanmu atau merepotkanmu untuk kesalahannya atau kemalasannya sendiri.

Dan yang lebih menyebalkan sebenarnya adalah:
Apa yang kau tulis/ucapkan untuk mereka jadi berbeda dengan apa yang sebenarnya ada di pikiranmu.

Aku bagai mengkhianati diriku sendiri dengan tidak lugas. Dan hal ini sungguh menggerogoti mentalku karena aku merasa mengalami kemunduran dalam hidup! Karena menyimpan sendiri kritik yang sebenarnya penting untuk pendewasaan seseorang hanya karena sangat ingin menjaga perasaan mereka. Dan berakhir dengan diam-diam aku jadi tidak bisa mempercayai mereka dan enggan memperdalam hubungan. Ini bukan suatu hal yang menyenangkan buatku.

Please, jangan hanya meminta orang lain berada di sepatumu. Cobalah sepatu orang lain juga.
Please, perlakukanlah orang lain seperti kau ingin diperlakukan.

Apakah adil jika kamu ingin diperlakukan dengan baik tapi memperlakukan orang lain dengan buruk?

Dalam menjalin hubungan dengan orang baru yg belum kau kenal/tahu, berbicaralah dengan sopan dan penuhi janji yang sudah kau ucapkan. Jangan memberi harapan palsu atau basa-basi. Jangan merepotkan orang lain untuk hal yang bisa kau lakukan sendiri, dan jangan melakukan sesuatu dengan niat jahat sebagai dasarnya. Sebagai gantinya, yakin pasti kau akan dihormati dan tak disepelekan.

Aku tahu kok, ini instropeksi untukku sendiri juga. ^ ^

Mungkin ada baiknya sekali-kali kita bertanya pada orang disekitar kita, bagaimana sebenarnya kelakuan dan sifat kita menurut pandangan mereka. Apakah kita sungguh sudah menjadi orang yang baik seperti perkiraan kita? Apakah benar semua orang yang berhubungan dengan kita merasa beruntung dan senang berhubungan dengan kita?


Monday, October 15, 2012

Keluarlah dari tempurungmu, Beredarlah ;)


Beberapa lama yang lalu aku sempat mengalami kebosanan.. Bingung karena tampaknya hidup sudah mentok. Dengan rutinitas yang sama. Tak ada tempat untuk berkembang.
Tapi apakah benar begitu?

Tampaknya itu hanyalah kebodohanku semata. Melihat dunia dalam kacamata kuda. Kesalahan bodoh yang tanpa sadar selalu saja terulang.

Karena jika mau sedikiit saja melangkahkan kaki keluar, membuka sedikit kacamata kudamu (aku ga yakin berani bilang melepaskannya), kau akan menemukan kembali jantungmu berdetak lebih cepat dan napasmu memburu karena bersemangat.

Keluar dari tempurungmu sedikit saja dan kau bisa melihat banyak sekali orang hebat di luar sana.
Ya, memang untukku mendongak ke atas selalu dapat mengembalikan semangatku dan menghidupkan kembali mimpi-mimpiku (bersamaan dengan membuat sedikit jadi depresi karena teingat kembali bahwa dirimu itu masih bukan siapa-siapa. LOL)

Tapi manusia hanyalah setitik debu di jagat raya, hidup di bumi hanyalah sebentar saja, akan sangat tersia-sia jika kamu tak berani keluar dari zona nyamanmu, jika kamu tidak melangkah keluar melihat dunia yang mungkin asing bagimu, jika kamu tak mengambil semua kesempatan yang mnurutmu bagus untukmu-seaneh apapun itu kedengarannya, atau meskipun itu akan membuatmu repot dan tidak nyaman.
Aku masih bukan apa-apa dibandingkan orang-orang hebat diluar sana.


Additional note :
Tapi bagaimanapun hidup adalah mengenai memilih antara A dan B, jadi tetap tentukan prioritas jika suatu kesempatan itu datang bersamaan waktunya dengan kewajiban lain yang sudah kamu sepakati lebih dulu. Semua orang lebih menghargai orang yang menepati janji dan mampu mengatur waktu. ;)


Have a nice day! Have a nice life!

Saturday, September 8, 2012

Aplikasi smartphone : edit foto


     Ini adalah apa yang kulakukan jika sedang bosan dan tak ada kerjaan atau memang harus mengupdate sesuatu di facebook atau web. Mencoba performa kamera 5 MP smartphone dengan os gingerbread di tangan, setelah itu memakai aplikasi gratisan untuk mengedit foto yang bisa menggantikan fungsi dasar photoshop di PC.

     Beberapa aplikasi edit foto yang akhirnya sampai sekarang masih kusimpan di androidku setelah menyeleksi dari beberapa yang lain adalah :

"photo editor" (logonya ikon kamera analog dan gunting berlatar belakang warna biru).
Aplikasi ini memberikan fungsi dasar krusial dari edit foto seperti resize,crop,add image/tulisan sebagai watermark, dan koreksi warna. Dan kelebihannya dia bisa menyimpan dengan ukuran asli fotonya.

"picsPlay" (logonya shutter setengah terbuka berwarna pelangi dengan tulisan p ditengahnya).
Meskipun ada batas ukuran dimensi upload, tapi aplikasi ini membiarkanmu memberi efek foto yang cukup manis seperti vintage dan blur, juga bisa menambahkan hiasan foto semacam stamp. Kadang aku memakainya setelah menggunakan photo editor atau picsArt.

"picsArt" (logonya toy camera warna biru dengan tulisan p ditengah).
Aplikasi ini memberikan fungsi dasar seperti photo editor ditambah kamu bisa menambahkan frame, clipart, dan sticker. Meskipun tampaknya tidak bisa menyimpan dalam ukuran aslinya seperti photo editor. Kadang-kadang saja kupakai.

     Setelah semua foto siap diupload, ada satu aplikasi upload foto ke facebook yang bahkan memberimu akses mudah untuk upload ke album apa saja di facebookmu tak hanya di profilemu tapi juga di page-mu bernama "speedy uploader". Dia otomatis akan meresize foto yang kamu upload tanpa membuatnya jadi buram atau kecil.
     Atau cukup berbagi gambar saja dengan teman-teman whatzapp atau pinterestmu :-)


Semua bisa didapatkan gratis via google play. :D

Thursday, July 12, 2012

Let's Go to The Movie : Amazing Spider-Man

Aku sedang tidak ada mood untuk menulis sekarang ini,,

terperangkap dalam jaring film serial di TV satelit yang membuatku mampu berada di rumah seharian, dan tidak pernah sempat bercerita tentang asyiknya menjelajah Bandung yang baru pertama kau injak dengan hanya berpegang pada Google Maps di smartphonemu yang baru dibeli beberapa bulan terakhir. (yang membuatku sama sekali tidak menyesal telah melepas segepok uang untuk membeli handphone yang harganya berkali lipat dari handphone china yang bisa untuk nonton TV itu).

Kemarin senin, akhirnya berhasil mengangkat pantat untuk menonton film yang dari minggu kemarin tak jadi juga ditonton karena kehabisan tiket meskipun sudah bangun pagi-pagi untuk membelinya di M-Tix.

Amazing Spider-Man (2012)

director = Marc Webb
cast = Andrew Garfield, Emma Stone

Sumary = Peter Parker, absolutely geek di sekolahnya suatu hari menemukan koper ayahnya yang akhirnya membawanya ke pertemuannya dengan dr.Connor, mantan rekan kerja ayahnya di Oscorp. Keingintahuannya yang terlalu tinggi membawanya masuk ke sebuah ruang ber akses terbatas dan melihat instalasi jaring laba-laba. Namun satu gerakan membuat hidupnya berubah dan kelak akan mengantarkan menuju takdirnya sebagai Spider-Man yang kita kenal.

Review = Aku jujur bukan pembaca komiknya, tapi aku sempat menonton kartunnya di TV, dan sedikit banyak punya bayangan karakter Spider-Man di kepalaku yang sudah terpatri sejak kecil.
Spider-Man adalah tokoh superhero Marvel yang paling kusukai, karena dia yang notabene masih manusia biasa dengan segala keterbatasan fisiknya, selera humornya ketika dia sedang beraksi, dan kepandaian intelegensinya yang membuatnya mampu membuat perlengkapan superhero yang dia butuhkan.. (dan dia lebih muda dari Batman, dan tidak sekaya Iron-Man).

Itulah mengapa aku lumayan kecewa dengan 3 Film Spider-Man sebelumnya (diperankan Tobey), selera humor yang kurang, karakter Peter yang terlalu tampak bodoh dan labil ala ababil, dan terutama adalah jaring laba-laba yang keluar sendiri dari tangan Peter. -.-;
Meskipun di bagian lain, Film yang dulu (terutama film pertama) mengikuti cerita asli kemunculan Spider-Man, dimana dia adalah murid yang selalu jadi bahan tertawaan di Sekolah, mendapatkan gigitan laba-laba di acara fair di museum, dan sempat menjadi egois dan ikut wrestling untuk mendapat uang di awal masa perubahannya.

Sudah sewajarnya jika sebuah film menyingkat semua bagian panjang di komik/buku yang diambilnya.. dan disini pun semua awal berbeda sama sekali dengan film sebelumnya atau cerita aslinya.. Tapi keberadaan Gwen Stacy alih-alih memakai karakter Mary Jane adalah sesuatu yang smart, mengingat di cerita aslinya disebut-sebut bahwa Gwen Stacy lah karakter cinta terpenting dalam kehidupan Peter Parker/ Spider-Man.
(selain aku terlanjur menganggap karakter Mary Jane adalah seorang yang useless dan menggangu saja - thanks to 3 film Spider-Man sebelumnya yang membuatku mengambil kesimpulan seperti ini, aku memang tak sempat mengenal Mary Jane yang sebenarnya seperti apa)


Aku menikmati menonton film ini dengan asyik.. semua bagian.. semua cerita.. semua detil. Bayanganku yang samar mengenai segala karakter Spider-Man yang kukenal di masa kecilku kembali dengan sempurna, Peter tampil sebagai karakter yang smart, pendiam, dan kikuk, tapi juga seorang yang meskipun mendapatkan masalah dan labil, akhirnya mampu mengatasi masalahnya dengan kepala dingin dan tenang. Di bagian klimaks aku sedikit mendapati rangkaian adegannya mirip dengan plot di film Iron-Man pertama, dimana Tony menyuruh Pepper sekretarisnya menuju gedungnya, sementara musuh juga ternyata sedang menuju kesana. Kecuali pada akhirnya ternyata ayah Gwen yang akhirnya bersama Spider-Man hingga akhir (maap kalo sedikit spoiler). Dan pasangan menontonku sedikit kecewa kenapa Spider-Man tidak dibuat berguling-guling di tanah lebih lama.. (yang menurutku sih karena durasi :p)

Segala kelebihan dan kelemahan film ini pastilah ada, dan aku yakin bagian yang kau sukai dan tidak kau sukai pasti berbeda denganku.. Tapi bagaimanapun aku adalah seorang penggemar yang awam.. aku mengenal Spider-Man setelah dia sudah beraksi sebagai seorang superhero dengan segala sifat bawaannya, dan memang melewatkan cerita awal-awal kemunculannya (meski aku tak menyesalinya), dan itulah mengapa aku jadi sangat menyukai film Amazing Spider-Man ini.


Well Done! I want to watch it once more!!! (or maybe just much and much more) :D


* oya, tambahan informasi = kau tak akan kecewa menontonnya secara 3D.

Thursday, June 21, 2012

Film Marathon : Madagascar 3, Snow White and Huntsman, Prometheus


Aku tertarik lagi untuk menyambangi bioskop setelah mendapat kabar bahwa beberapa film yang sudah diperbincangkan di awal tahun akhirnya rilis bulan ini.

Madagascar 3, Snow White and Huntsman, Prometheus.

Mari kita sentil sedikit satu-persatu.

Madagascar 3 : Eruope Most Wanted (2012)
poster dari moviecarpet.com
director = Eric Darnell, Tom mcGrath

cast = Ben Stiller, Chris Rock, David Schwimmer, jada Smith, Sacha Baron Cohen, etc.

cerita bermula dari Alex dan gang yang sudah sangat ingin pulang ke New York tapi belum juga dijemput oleh para pinguin yang sedang mengumpulkan modal. Tak sabar, mereka lalu memutuskan untuk menyusul para pinguin. Tapi hal ini malah membuat semua pelarian ini ketahuan keberadaannya di tengah kota dan dikejar-kejar oleh penangkap hewan super yang sangat gigih, Chantel DuBois.

Pesawat buatan tangan mereka hancur dan membuat mereka terpaksa menggunakan semua uang mereka untuk membeli sirkus hewan agar bisa kembali ke New York melalui pertunjukan dengan tetap dikejar-kejar DuBois. Sayangnya para hewan-hewan sirkus ini sedang berada di ujung kehancuran sirkus...

* * *
Tanpa ekspektasi apapun, aku dapat 100% menikmati film ini dengan baik. Tertawa di setiap kekonyolannya sampai detik terakhir. (tak usah mengkhawatirkan jika misalkan suara tangis bayi, atau bisik-bisik keras akan mengganggu nontonmu, karena semuanya -termasuk kamu- tidak akan bisa menahan diri ikut andil membuat berisik bioskop sepanjang waktu)
Beberapa adegan memang terlalu diluar nalar, tapi hey, siapa peduli. memang begitulah jenis animasi ini.
Mencari hiburan? Film ini boleh ditonton! Dan sisi positifnya, kamu bisa mengajak keluargamu semuanya tanpa harus mengkhawatirkan batas umur!

Snow White and the Huntsman (2012)

poster dari fanpop.com
director = Rupert Sanders
cast = Charlise theron, Chris Hemsworth, Kristen Steward

Snow White kecil kehilangan ibunya yang meninggal, dan ayahnya jatuh cinta terhadap seorang wanita yang beralih membunuhnya dan menguasai kerajaan.
Sampai dewasa Snow White dikurung di menara dan menyaksikan banyak gadis muda yang diserap kemudaannya oleh sang ratu.
Tapi hari ketika cermin ajaib mengatakan bahwa Snow White lebih cantik dari ratu  dan hanya jantung Snow White yang bisa membuat ratu muda selamanya pun datang juga.
Tapi sepasang peri dalam wujud burung datang membantu pelarian Snow White hari itu. Dan dia melarikan diri hingga ke hutan dimana kekuatan ratu tak bisa meraihnya.

Maka dikirimlah seorang pemburu untuk Snow White...

* * *
Karena aku benar-benar awam dengan semua hal di film ini (kecuali cerita dasar Snow White yang kutahu), kusempatkan sebentar melihat imdb dan review mereka yang menonton. Dan karena kulihat di banyak review penonton itu yang menjadi masalah hanyalah akting Kristen Steward saja, kupikir aku bisa mengatasinya. (Aku sama sekali tak bisa menemukan referensi tentang sang sutradara, karena ini adalah film pertamanya)

Awal-awal film terlihat menjanjikan, tapi semuanya tidak berujung manis sampai akhir.

Aku melihat sekelebat LOTR disana dan disini, tapi dengan rasa yang sangat jauhh berbeda.
Aku sama sekali tidak bisa menghayati ceritanya, karena memang tidak bisa merasakan apapun di dalamnya, dan tak bisa berhenti terganggu oleh hal-hal kecil lainnya yang selalu merusak konsentrasi.
Aku tak bisa berhenti menyesali, bahwa Kristen Steward secara fisik sama sekali kuanggap tidak cocok menjadi Snow White. Kurang cantik, kurang berkharisma putri, pokoknya kurang! Dan itu menghalangi penilaianku untuk melihat bagaimana performa aktingnya, karena mungkin harusnya lolos casting foto saja tidak?

Apakah ini karena dia sutradara baru? Tapi sungguh terlalu banyak bloopers yang kamu tak perlu susah payah bermata elang untuk melihatnya.. bertebaran di sana-sini sampai akhir film!! Membuat aku semakin tak bisa masuk ke dalam cerita karena aku jadi hanya merasa sedang menonton sebuah syuting film biasa dan bukan seperti menyaksikan sebuah kisah. (kuharap kau tahu maksudku)
- blooper paling konyol : perhatikan jumlah kurcaci di akhir film -

di luar masalah teknis, Sang sutradara sungguh menyia-nyiakan potensi bagus para pemain yang harusnya bisa digali hingga maksimal. Dengan jajaran pemain seperti ini, seharusnya bukan film dengan kualitas seperti ini yang dihasilkan. Sutradara harusnya bisa menggali kualitas maksimum para pemainnya, dan bukan membuat mereka harus "bekerja" sendiri untuk membuat film ini lebih bagus. (Menurutmu apakah akan berbeda hasilnya jika film ini dipegang oleh sutradara yang berbeda? misal James Cameron? Atau Peter jackson??)

Dari segi cerita sendiri juga kehilangan detil disana sini. Banyak kejanggalan pada naskah. Misal, jika memang kekuatan ratu tak bisa sampai ke hutan, kenapa dia masih bisa menyembuhkan adiknya disana? kenapa dia bisa meracuni Snow White disana?
Dan sepertiga terakhir diisi adegan perang yang membosankan, yang membuatku mengantuk! (aku tidak suka film perang, sehingga membuat penilaian adegan perang yang baik menurutku menjadi sangat tinggi)
Setengah film berjalan aku sudah bosan dan bertanya-tanya kapan film selesai, seperti seorang anak dalam perjalanan yang selalu bertanya pada orang tuanya kapan akan sampai.

Sisi positif dari film ini adalah akting Charlise Theron yang sangat memukau dan juga CGI yang tanpa cela (yang mayoritas dibuat untuk tokoh ratu yeng semakin membuat Charlise Theron lebih bersinar lagi). membuatku berpikir, apa mungkin mayoritas budget dipakai untuk fee pemain utama, CGI, dan promosi, sehingga yang lainnya jadi agak terlupakan?
Universal melakukan gambling disini.
Dan kudengar akan ada lanjutan film ini. Aku tak yakin akan menontonnya.. The fairy tale is really over.

Prometheus (2012)

poster dari blog.moviefone.com
director = Ridley Scott
cast = Noomi Rapace, Michael Fassbender, Charlise Theron

Sekelompok ilmuan dan sebuah perwakilan dari penyandang dananya pergi dengan kapal yang disebut Great Prometheus menuju sebuah bulan dari suatu planet yang sangat jauh, yang dianggap memiliki kehidupan dan adalah "pencipta" manusia secara tak langsung.

Setelah mendarat, mereka menemukan kubah besar dengan banyak lorong yang menyimpan rahasia.

Permasalahan dimulai ketika tampaknya keberadaan mereka memicu bangunnya semacam virus yang mampu mengambil bentuk dan diketahui kemudian hidup secara parasit.
Namun semuanya belum apa-apa, karena dibalik itu masih ada rahasia yang belum terungkap, tak hanya dari kubah di tempat asing tersebut, tapi juga di kapal prometheus mereka sendiri..

* * *
Secara umum aku dapat menikmati film ini. Ceritanya runtut dan nyaman diikuti, dan aku bisa masuk ke dalam ceritanya. intensitasnya pun bagus dengan detil yang baik.
Semua pemain mampu didorong untuk menampilkan performa maksimal mereka masing-masing.
Jadi tampaknya semuanya baik-baik saja disini.

Bagian yang mungkin bisa dibicarakan mungkin malah di segi konsep naskah umum (bukan detil kecil).


Meskipun aku mengerti bahwa mungkin dasar cerita ini adalah mengenai ekspedisi perdana, dan karenanya nampaknya bukan masalah cerita hanya berpusat di satu tempat saja, aku sebenarnya banyak berharap bahwa film ini tidak melulu berpusat di satu kubah itu saja. Di sebuah titik kecil dalam sebuah tempat yang sangat luas. Aku merasa jiwa petualangku jadi agak tertahan.

Yang kedua adalah begitu besarnya kemiripan antara hasil akhir virus ini dengan tokoh di film Alien, yang membuatku jadi berpikir, apa dua film ini sebenarnya berhubungan?? Dan ini sungguh merusak khayalan antar dimensiku.. huhuhu. (aku selalu merasa bahwa setiap film adalah sebuah dunia di dimensi yang berbeda)..
Secuil Fakta - ternyata awalnya film ini memang diciptakan sebagai prekuel film Alien, tapi kelanjutannya dijadikan film yang terpisah.

Wednesday, May 23, 2012

Let's go to the Movie : Dark Shadows

Akhir-akhir ini aku suka melakukan Film marathon setiap kali sempat pergi ke bioskop.
Menonton langsung 2-3 film sekaligus dalam 1 hari.

Dan karena aku lupa dengan 2 film yang terakhir kutonton sebelum kemarin, dan juga karena The Avengers (salah satu film yang kutonton kemarin) pastilah sudah banyak sekali yang membahasnya, maka aku akan sedikit membicarakan film kedua yang kutonton di film marathon kemarin, yaitu Dark Shadows.

Dark Shadows (2012)
*ya, memang poster yang jadul

Sutradara = Tim Burton
Cast = Johnny Depp, Eva Green, Michelle Pfeiffer, Helena B Carter, Chloe Moretz

Summary =
Adalah Barnabas Collins dan keluarganya, salah satu keluarga yang dahulu pertama melakukan migrasi ke Amerika dari Inggris. Membangun sebuah usaha perikanan dan sebuah kastil megah dan menjadi warga yang paling dihormati di kotanya.
Tapi salah seorang pelayan mereka, si Angelique memiliki cinta yang bertepuk sebelah tangan dengan Barnabas. Dia lalu mempelajari sihir, membuat hidup Barnabas jadi menderita dan sebatang kara, hingga terakhir mengutuknya jadi vampir dan membuat masyarakat menguburnya hingga ratusan tahun lamanya.
Cerita berlanjut ke tahun 90-an, dan sebuah penggalian tak sengaja membebaskan Barnabas dan mengembalikannya ke keluarganya, sehingga ia bisa menuntut pembalasan kepada Angelique, yang sekarang menjadi penguasa kota.

Review =
Aku sempat melihat ratingnya di internet sebelum pergi menonton film ini.. Tapi sebenarnya sungguh, aku sama sekali tidak peduli dengan rating yang diberikan orang-orang untuk film ini, sejak aku memang sepenuhnya adalah penggemar semua film-film Tim Burton, seaneh apapun bentuknya, serendah apapun ratingnya. (Ya, aku menonton film ini bukan karena Depp tapi karena Burton. Secara semua juga tahu bahwa Burton-Depp-Carter hampir tidak bisa dipisahkan).

Semua juga tahu bahwa film Tim Burton tidak diciptakan untuk semua orang. Hanya orang-orang "tertentu" dengan "keanehan" dan "selera humor" tertentu yang akan menyukai film Tim Burton. Dan memang terbukti, meskipun semua rating di internet itu hanya memberikan sedikit bintang untuk film ini, toh aku jauh lebih puas dan terhibur ketika dan setelah menonton film ini, daripada ketika menonton The Avengers yang baru saja selesai kutonton 15 menit sebelumnya. (semua juga tahu bahwa The Avengers mendapatkan rating tinggi di internet).

Film ini sungguh mengembalikan kepuasanku akan bagaimana sosok vampir seharusnya (yah.. kurang lebih lah), dan sosok penyihir yang sangat menarik. Dan baru kuakui disini, si gadis Bond, Eva Green adalah seorang aktris yang mampu berakting dengan sangat baik. Terutama gerak tubuhnya. (sebelumnya aku selalu merasa dia lebih menggunakan keindahan fisiknya daripada bermain watak)

Memang kuakui (seperti ditulis di beberapa review penonton) ini bukan film Burton yang terbaik. Dari segi cerita, bukan hal yang baru dan mungkin agak menimbulkan perasaan gimanaaa gitu, tapi lebih baik perhatian dialihkan pada obrolan-obrolan dan tingkah-tingkah tokohnya saja, yang jauh lebih menarik dan kuat daripada plot ceritanya. Dan aku sangat senang bisa bertemu lagi dengan Chloe Moretz, si gadis yang sudah mencuri hatiku sejak pertama kali menemukannya di Kick Ass.

Jadi, apakah kau sudah melihatnya? apakah kau berencana melihatnya? atau kau malah batal melihatnya?
Bagi pikiranmu juga! ;)


* * * end of review * * *

Sunday, May 20, 2012

Cat Lost : Beck


nama = Beck
ciri-ciri = kucing lokal berhidung mancung warna belang hitam putih dengan bagian perut putih bersih, berekor panjang, mata kuning agak kehijauan.
berat terakhir = 2 kg-an
umur = sekitar 8 bulan
aksesoris = kalung abu-abu dengan kerincing kuning.
terakhir terlihat di = perumahan pesona sendangadi, Mlati, Sleman.

Yeah, sudah hampir seminggu sejak kucingku Beck tidak balik ke rumah.


Rasanya masing terbayang-bayang mata bulatnya ketika melihatmu dengan begitu polosnya... dan bagaimana dia langsung datang ketika kamu panggil, atau ketika dia mengikutimu kemanaaapun kamu jalan di dalam rumah.

Aku bukan tipe yang mudah mengganti kucing.. Dan memang aku lebih suka dengan kucing lokal.


Awal-awal aku sering menghayal, seandainya malam itu aku mengejar Beck yang main keluar dan menyuruhnya masuk rumah lagi... Seandainya aku tidak menyerah dengan rasa kantuk... Seandainya "pintu" kucing tak kututup dua hari terakhir (yang mungkin membuat Beck ingin sekali keluar begitu dia bisa)


Kuharap perginya hanya karena mengejar betina..
Kuharap ada seseorang di luar sana yang merawat Beck sama seperti kami merawatnya. memberinya makan yang baik, dan memandikannya 2 minggu sekali, juga memberinya obat ketika dia sakit, dan mengajaknya bermain setiap hari.
Kuharap (seperti beberapa kasus yang kubaca di internet), aku akan mendapati lagi Beck pulang ke rumah ini.
..
...
dan hari ini satu-satunya piaraanku yang tersisa - ikan mas di dalam akuarium kecil - tak sengaja kubunuh semalam. *sigh

Benar-benar berdua lagi dengan suami.. 

Posting Update :
aku ga nyangka menyebarkan selebaran benar2 berhasil!
sekitar seminggu sejak hilang, akhirnya sebuah telepon berhasil mengembalikan Beck ke rumah.. dan ternyata selama ini dia kesasar di perumahan sebelah dan menginap di sebuah rumah yang memiliki seekor kucing persia jantan.. (dan selama seminggu itu juga dituduh sebagai betina).
Ahh.. leganyaaa

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...