intelectual property.

you are welcome to look, read, study, and learn. you are welcome to link/share it. you are welcome to quote or rewrite some of my post, but please don't forget to mention me/link my site.
but you are not allowed and please don't take any of the picture (with or without watermark) from this site without my permission.

Tuesday, May 8, 2012

Memelihara Bayi Kelelawar

Adalah sebuah pengalaman, memiliki kesempatan untuk memelihara seekor bayi kelelawar, meskipun hanya sebentar.

Cerita bermula ketika suatu siang yang mendung, aku menemukan bayi kelelawar kecil ini, "terbengkalai" di salah satu ruangan di dalam rumah kontrakanku yang baru yang saat itu masih kosong. Lalu dipungutlah bayi kelelawar yang hanya sebesar ibu jari ini nempol di jempol suamiku.

Sangat kebetulan, bahwa hari sebelumnya aku baru saja menonton sebuah acara tentang orang-orang yang memiliki hewan piaraan yang tak biasa, membuatku berpikir, tak ada salahnya mengadopsi bayi kelelawar ini. Apalagi dia protes besar ketika hendak dilepaskan dari tangan suamiku. Aku ga tegaaa...

Akhirnya seharian itu si bayi kelelawar hanya nemplok saja di baju suamiku macam bros. Saat itu aku masih mencari-cari info tentang memelihara bayi keleawar.. dan teramat sangat susah ditemukan! Terlebih lagi dalam bahasa Indonesia. Informasi yang didapat selalu saja salah. Bahwa si bayi kelelawar harus dikasi makan buah (yang mana sangat tidak mungkin untuk bayi sekecil itu. Apalagi kelelawar sebenarnya ada juga yang pemakan serangga selain memang ada yang pemakan buah).

* sempat difoto - tampaknya sih jenis pemakan serangga
Informasi lebih terang didapatkan ketika aku mengganti keywordnya ke bahasa Inggris. Beberapa informasi ditemukan tentang cara memelihara bayi kelelawar, meskipun sebenarnya sangat tidak disarankan dan kamu diminta untuk segera mencari semacam badan rehabilitasi kelelawar terdekat. (oh, dan saya sama sekali tidak menemukannya di Yogyakarta!). Ataupun jika tidak memungkinkan, segala daya upaya untuk mempertemukan dengan induknya harus selalu dilakukan. Tapi setidaknya informasi yang kukumpulkan dari browsing-browsing ini membuatku berhasil mempertahankan hidup si bayi kelelawar yang kutemukan ini selama 3 hari, sebelum aku akhirnya berhasil mengembalikannya ke induk aslinya.

Bagaimana jika kamu menemukan bayi kelelawar?
  1. Jika kamu menemukannya siang hari, jangan tinggalkan dia di luar rumah apalagi terkena panas matahari. Kelelawar tersebut kemungkinan jatuh dari sarangnya. Tolonglah dia untuk nanti dilepaskan lagi pada malam hari. 
  2. Selalu pakai sarung tangan untuk menangani kelelawar temuanmu itu.
  3. jaga bayi kelelawar tetap hangat, misal di kotak kardus kecil yang telah diberi banyak ventilasi dengan alas empuk dan hangat dengan sedikit air untuk minum. Tapi jangan di kotak yang terlalu pengap untuk mencegah dehidrasi dan tetap memberi ruang untuk bergerak. Suhu rata-rata 30 derajat.
  4. bayi kelelawar pemakan serangga (ciri-ciri : jauh lebih kecil daripada pemakan buah), bisa diberi makan berupa susu untuk hewan peliharaan (aku kemarin memakai susu UHT yang original, meskipun sebenarnya tidak disarankan memakai susu sapi karena kandungan proteinnya masih kurang untuk bayi kelelawar), jika sudah lebih besar lagi bisa diberi makan serangga kecil atau (jika terpaksa sekali) makanan anjing/kucing.
  5. Beri makan bayi dengan jangka waktu 2-3 jam. Jika bayinya sangat kecil/merupakan kelelawar jenis mikro, beri makan 1 jam sekali.. bisa lebih jarang untuk malam hari.
  6. Jaga kebersihan badan si bayi kelelawar (aku selalu melap dengan tisyu, terutama sehabis dikasi makan)
  7. ditimbang setiap hari untuk memastikan si bayi tumbuh baik
  8. segala upaya harus dilakukan untuk mengembalikannya ke induknya.

Awalnya aku sama sekali merasa poin terakhir sangat sulit dilakukan, siapa sangka pada hari ketiga aku memelihara bayi kelelawar (hebat dia masih bisa bertahan!), dan juga malam pertama aku tinggal di rumah kontrakan baru, aku mendapati pengalaman yang membuat mengembalikan si bayi adalah hal yang sangat mungkin!

Jadi ketika itu, aku sedang nongkrong di depan pintu, dan melihat ternyata memang di kompleksku banyak kelelawar lalu lalang! Lalu tiba-tiba "BUK", seekor bayi kelelawar lain jatuh di teras rumah! Dalam pikiran langsung terlintas : memelihara 2 bayi kelelawar?? Tentu tidak!
Jadi kulakukan sedikit percobaan. Aku pingin tahu, sebenarnya si bayi bakalan diambil induknya lagi atau tidak sih?? secara pernah baca, kelelawar hanya beranak satu dalam setahun.

Dibalikkan bayi kelelawar itu dari posisi terlentang.. dia lalu merayap berkeliling lantai dan selalu jatuh ke rumput terus.
Percobaan kedua, diposisikan si bayi kelelawar terlentang, yang membuat dia tidak bisa kemana-mana. Tapi sampai 2 jam ternyata tak terjadi apa-apa, meskipun si induk berputar-putar terus diatasnya.
Khawatir dia bakal mati, dibalik lagi si bayi ke posisi bebas, memang dia berputar-putar lagi, dan kali ini jatuh di pot kembang dekat teras. Kutinggalkan sekitar satu jam, ketika aku lewat dekat pot kembang itu, ternyata si bayi tak sendirian, karena ternyata si induk telah mendarat juga di pot kembang dan mencicit setiap aku lewat. (takut diganggu kali ya). Dan setelah beberapa saat kuawasi dari jauh, si induk lalu terbang bersama si bayi kelelawar.

Dari situ aku tahu, bahwa sangat memungkinkan mengembalikan si bayi kelelawar yang kubawa ke induknya. Apalagi aku melihat masih ada 1 induk yang berputar-putar di sekitar teras. Dan kuasumsikan itu induk si bayi kelelawar yang kubawa.
Karena kulihat kelelawar tidak merespon jika bayi kelelawar jatuh di lantai keramik, maka kutaruh si bayi kelelawar di pot bunga dan kutinggal tidur malam.. dan pagi harinya si bayi kelelawar sudah tidak ada! Kuasumsikan si bayi kelelawar sudah dibawa pulang induknya..

* * *

30 comments:

Tiqa said...

aaarrrrggghh.. telat nemu artikelnya :(
Bayi kelelawarnya keburu meninggal :(

Dewihandays said...

aku nemu juga kak, kecil item kecoklatan aq kasi selai campuran saribuah dan madu dari bangkok, kaget tiba2 ada dy. kasi minumnya kaya apa kakk? kasi ultra putih gt gpp?

Ajeng Sitoresmi said...

taruh aja susunya di telapak tangan, lalu taruh bayi kelelawarnya di sekitar genangan susu di telapak tanganmu, tar di sesep2 sendiri. :P

ridho dido said...

aww thanks akhirnya ketemu blog ini.. hehehehe.. ini lagi hari pertama, semaleman ngga dikasih minum karena ngga tau kalo harus.. sekarang d susuin dulu ah

Anonymous said...

Hewan kelelawar sumber penyakit bukan?

Ajeng Sitoresmi said...

itulah mengapa tidak disarankan memelihara dan harus selalu pakai sarung tangan. :)

Sand walK said...

nemu 2 dikeranjang cucian, hari pertama aku biarin diluar, hari kedua baru masukin dikamar kasih susu responnya negatif berusaha disuapin pake pipet, besar masing" sejempol.
mau nanya kelelawar yg dipelihara hidup?

Ajeng Sitoresmi said...

selama kupegang sampai berhasil kubalikin ke induknya, hidup kok.

gendis gemmei said...

loh mbak udah tak pegang:o gimana dong?

Ajeng Sitoresmi said...

hahaha.. gpp.. asal kalo habis megang cuci tangan ya sebelum makan. (jadi kayak iklan sabun)

Anonymous said...

Bro kalo ane nemu bayinya di dalem rumah ! lagian juga di daerah ane jarang ada kelelawar terus cara balikin nya gimana ?

Ajeng Sitoresmi said...

wah, apes yak..
pilihannya : dipiara, dibuang, atau jadi detektif nyari si "pembuang anak"nya sarangnya dimana (trus ditaruh deket sekitar sarang).
btw kalo kamu malam2 sering iseng liat atas, sbnrnya bakal sering liat kelelawar seliweran lho.

Aulia Abby said...

kalau untuk temat minumnya itu kan didalam kardus , nah pake apa ya mba ?
tutup botol ?
aku takut airnya nanti tumpah :(

Ajeng Sitoresmi said...

enaknya sih bayinya ditaruh telapak tangan, trus minumnya ditetesin di deket mulutnya, nanti disesep2 sendiri.
kalo yg ditaruh kotaknya, terpaksa ditaruh tutup botol. Tapi engga ngerti juga bakal diminum engga..

nurrochman roman said...

Hi aku butuh jawabannya dunk kakak..
Baru td sore 10 mei 2015 pukul.5 sore aku dpt kelelawar yg jatuh ke Got atau comberan.dan sudah ju bersihkan dengan tissu basah (tissu dibasahin pake air aqua gopean).

Pertanyaanya:
1.Perlukah kelelawar itu minum klo iya pake apa?
2.dr jenisnya pemakan buah (sudah dikasih jambu air doyan banget).
3.ukuran sudah lumayan setelapak tangan org dewasa.
4.klo boleh memeliharanya ada positif atau negatif nya ndak?

Oh iya aku kasih nama dia,KACOMB (KELELAWAR COMBERAN)
HEHE THX kakak.. :)

Ajeng Sitoresmi said...

kayaknya jambu air sudah mengandung air..
Klo menurutku pribadi sih ga disarankan memelihara kecuali tahu benar apa yang sedang kamu lakukan, soalnya gimanapun kelelawar termasuk hewan liar bukan pet. (jadi kalo serius pengen, banyak2 cari info saja ke banyak tempat)

Arif S said...

Terima kasih buat info yg berguna ini... setelah saya membaca artikel ini saya menaruh anak kelelawar yg saya temukan 2 hari lalu di tempat sekitaran saya temukan... setelah beberapa waktu ternyata anak kelelawar tersebut diambil oleh ibunya... sungguh saya tidak menyangka bisa terjadi... luar biasa.. sekali lagi terima kasih buat info yg berguna ini.. Gbu

iqbal fahmi said...

Mba Ajeng. Salam 'Gasda' buat kang Ucok. Hehe
Sengaja nyari artikel soal kelelawar. Soalnya kebetulan tadi subuh nemu kelelawar di Depan rumah. Masih diidentifikasi ini masuk jenis pemakan serangga atau buah. Hehe
Mau tanya sekalian mba, apapun jenisnya tetep bisa dikasih susu??

Ajeng Sitoresmi said...

bayi kelelawar apapun jenisnya minum susu dari induknya juga kok. :)

Hendrik Tanzil said...

Tadi malam baru menemukan kalelawar jatuh di tmpt cuci baju saya. Tapi saya tinggal krn kesiangan berangkat kerja...mudah2an sampai rumah masih hidup dan akan saya coba utk kembalikan ke indukannya...

teguh prasetyo said...

Barusan aku nemu bayi kelelawar didepan ruko saya sejam lalu.. Besarnya sebesar jempol. Warna itam kecoklatan.. Mohon pencerahan cara merawat sesuai jenisnya
si kecil imut ini.. Makasih

mikka fellino said...

kak sya tadi nemu kelelawar di comberan, itu perlu dimandiin gak ka. trus saya kasih susu rasa coklat gapapa, besarnya segede jempol trus pengen tau ciri ciri pemakan serangga dan buahan.???

diana hapsari said...

barusan td siang nemu kelelawar jatuh di jemuran, ternyata punya anak 2 di kanan kirinya ketiaknya.. tp si induk lemes.. sy ksh makan tomat ga mau .. trus gmn ya sebaiknya

Ajeng Sitoresmi said...

kalo kecil dan mau susu coklat mungkin pemakan serangga, kalo tahu dimana kelelawar sering lewat, jangan lupa ditaruh di sekitar tempat itu ya..

aku ga ngerti kalo kelelawar dewasa, krn yg ditulis disini sifatnya rescue sementara untuk anak kelelawar sih.. mungkin kalo dewasa ga usah diganggu aja. kemungkinan bakal pergi sendiri.

Unknown said...

Kalau aku justru lain. Siang2 ada 1 kelelawar hinggap di langit2 rmh yg bagian luar. Kalau malam pasti dia hilang. Pertama dia di langit rmh yg bagian luar di lantai bawah.... eiii gak lama hilang kemudian ketemu ternyata pindah hinggap di langit2 rmh bagian luar lantai 2. Sudah lama lho.... ada kali hampir 6 bulan.... jadi siang selalu keliatan dia lg hinggap. Dan klo uda mau sore menjelang malam sudah hilanh dehh.... kemudian besok pagi ada lagi dehhh hahahaha....

Made gelgel said...

Terimakasih atas informasinya

bonbon said...

kak aku nemu juga anak kelelawar yg masi kecil bgt belom melek belom tumbuh bulu2 tiba2 ada di kamar mandi gatau datang dari mana o.o gatau juga deh jenis pemakan apa. uda cobain yg kaka bilang tapi gamau sama sekali minum air putih/ susu tawar. udah hampir semalam ga makan apa2. musti gimana dong kak..bingung :(
akhirnya aku taruh di luar aja soalnya gatau sarangnya di mana tapi masih sama kandang daruratnya. apa mending taruh di pot kembang aja? takut kedinginan. belom nampak batang idung emaknya sama sekali pula..duh bingung >.<

Kinanthi Larasati said...

ini tadi aku nemu trs udah kukasih minum air hahaha, dia jalan ke kamar mandi soalnya. aku bingung dia jatuh di teras dan udah kupegang pegang terus😂 gimananih? lanjut pelihara aja apa gimana ya kak? aku takut dia matiii hiks

Unknown said...

kak..saya dari malaysia..saya baru lepas ditemukan dengan anak kelelawar ini.. saya memberikan nya makan buah tembikai..tetapi dia enggan makan..mengapa yaa ?? atau perlu diberikan laen ??

Yolanda Christina said...

Aku nemu bayi kelelewar sekitar 4 hari lalu. Dan sayapnya itu yg kiri cacat, aku gatau sayapnya emg cacat atau sayapnya blm tumbuh(?) Tp sayap sebelah kanan nya normal. Dan hari pertama induknya tbtb nyamperin kamar aku krn ku bawa ke kamar. Eh di hari kedua sampai skrg induknya ga balik lg buat jemput bayinya. Jd aku hrs gmn???-_-

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...