intelectual property.

you are welcome to look, read, study, and learn. you are welcome to link/share it. you are welcome to quote or rewrite some of my post, but please don't forget to mention me/link my site.
but you are not allowed and please don't take any of the picture (with or without watermark) from this site without my permission.

Sunday, June 21, 2015

Pets : Memelihara anak kucing (kitten) di rumah

perkenalkan = Trixy
*warna mata biru ada pada setiap anak kucing,
setelah beranjak dewasa akan berubah menjadi warna mata aslinya
Setelah berkabung lama sejak kematian Beck dan enggan memelihara kucing lagi selama beberapa tahun, akhirnya kami baru saja adopsi kucing di rumah!! Kucing orphan lokal jawa hitam kecil berumur 2 bulan yang kami namai Trixy ini datang ke depan pintu rumah (secara harfiah) dan "memaksa" masuk ke dalam keluarga kecil kami.
Tampaknya dengan adanya kucing baru di rumah (apalagi dengan usia adopsi yang lebih kecil lagi dari Beck dulu) akan membuka kesempatan lebar untuk melanjutkan kembali tulisan bertema "pets" yang sempat berhenti lama setelah kematian Beck dulu.

Yang akan kita bicarakan kali ini adalah bagaimana memelihara anak kucing (kitten) baru di rumah.

Umur berapakah kitten-mu?

dibawah 8 minggu = kitten sebenarnya masih harus bersama induknya, kamu mungkin masih harus membantunya minum susu memakai botol setiap dua jam, dan membantunya pipis atau pup ke litter box. 

8-11 minggu = kitten sudah lebih kuat dan bisa kamu mulai ajarkan untuk makan makanan basah atau makanan kering yang dicampur air. Kitten sudah mulai sangat aktif berlarian dan berlompatan. Awasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jika kamu berusaha mengadopsi kucing liar umur diatas 8 minggu, maka dia akan sangat sulit dijinakkan, jadi adopsilah jika umurnya dibawah 8 minggu (aku pernah mencoba menjinakkan kucing liar remaja, dan gagal total!)

2-4 bulan = kitten sangat aktif dan energinya sangat besar! dia juga butuh makanan lebih banyak 3-4 kali sehari.

4-6 bulan = kitten sudah mulai dewasa, pikirkan untuk mensterilnya sebelum tanda-tanda birahi dimulai. (juga karena mensteril kucing lebih baik, untuk tidak menambah lebih banyak jumlah kucing liar di jalan -karena setiap kucing berhak mendapatkan rumah yang hangat-)

Apa yang harus kamu lakukan terhadap kittenmu =

jangan takut untuk memperkenalkan berbagai macam suara meskipun yang bising sekalipun, pertemukan dengan lebih banyak orang, dan pertemukan juga dengan kucing lainnya, juga melatihnya melakukan beberapa hal (yap, kucing bisa dilatih sama seperti anjing) agar nanti setelah dewasa, kittenmu akan menjadi kucing yang lebih baik dan sehat.

Apa yang harus kamu lakukan sebagai kitten parent =
  1. Siapkan sangkar yang nyaman dan hangat (aku memasukkan kotak sepatu dengan handuk untuk alas sebagai tempat tidurnya, dan memasukkan litterbox di dalam sangkar, dan menutupi sangkar waktu malam karena aku meletakkan kandang di luar rumah)
  2. JANGAN memberi susu sapi karena bisa membuat mencret, beli susu kitten yang bisa mudah didapat di pet shop. Jika kepepet (karena belum punya), beri air hangat.
  3. untuk makanan berikan makanan basah, tapi juga segera perkenalkan dengan makanan kering begitu menurutmu sudah bisa. (beli yang untuk kitten yah, karena kandungannya beda)
  4. antarkan ke litterbox setelah makan dan/atau minum. 
  5. elus sering-sering di semua bagian tubuh (supaya dia biasa dipegang dibagian manapun)
  6. biasakan membersihkannya secara berkala (untuk kitten yang belum bisa mandi air, gunakan handuk lembab lakukan searah rambut, lalu berikan bedak bayi)
  7. berikan mainan (mereka suka bulu-bulu dan yang berbunyi kerincing)
  8. biarkan dia mengeksplorasi berbagai jenis permukaan (karpet, lantai, tanah, dll)
  9. berikan sesuatu untuk dieksplore (seperti kardus, kertas, dll)
  10. perkenalkan ke berbagai suara (aku tinggal di dekat masjid, jadi Trixy sudah biasa dengan suara adzan, petasan, mobil, musik, TV, dan kita yang suka teriak-teriak, :D )
  11. biarkan teman-temanmu datang dan bermain dengan kittenmu
  12. berikan sesuatu untuk tempatnya menggaruk kuku (ini juga PR buatku karena aku belum bikin, dan dia lalu menggaruki sandalku T.T)
  13. jangan biasakan menggaruk atau menggigitmu (jika kakimu digigit, diamkan kakimu jangan bergerak lalu alihkan kittenmu ke mainannya supaya dia tidak menganggap kakimu itu mainan)
  14. ajak ketemu kucing lain (misal ketika ke vet)
  15. ajak jalan-jalan naik kendaraan dan biasakan dengan carrier-nya
  16. jika dia 'nakal', jangan dihukum (seperti diciprati air atau ditiup, atau diteriaki) tapi cukup dicueki saja.
  17. ajarkan trik (seperti tos, tidak mengeong untuk minta makan, makan sambil duduk, dll)
  18. sabar, sabar, dan sabar. (jangan lalu menyerah lalu membuang kittenmu di pinggir jalan yah. Lebih baik tidak usah adopsi dari awal)
Bagi kitten, ibu adalah segalanya, dan sebagai pengganti induk, kamu harus menirukan bagaimana induk kitten selalu memperlakukan anaknya dengan penuh kasih sayang. Elus kitten sering-sering, dari arah depan ke belakang, dan elus bagian muka dengan detil supaya kitten tahu siapa kamu (kamu bisa melakukannya sembari membersihkannya juga). 

Jika kitten berbuat salah jangan diteriaki, cukup diangkat di bagian tengkuk seperti induk kucing dan letakkan di tempat yang kamu inginkan lalu elus dia. (catatan : jangan lakukan untuk kitten usia diatas 10 minggu, karena mereka bisa menganggap ini sebagai hinaan karena 'diperlakukan seperti bayi')

Biasakan kittenmu di dalam kandang atau jika dia tidak boleh masuk ke ruangan tertentu, dan JANGAN menyerah jika dia mengeong-ngeong tanpa henti minta dibukakan pintu. Karena ini termasuk bad behaviour jadi jangan diberi reward (seperti membukakan pintu), jika kamu menyerah dengan eongannya, maka dia akan menganggap jika mengeong berarti mendapatkan apa yang dia mau. Be strong!

Yang harus kamu lakukan setelah mengadopsi kitten =

PENTING! janjian ke vet dalam seminggu setelah kamu mengadopsi kitten, untuk periksa kesehatan dan segera mengobati jika ada masalah (misal cacingan atau kutuan), juga untuk memperkenalkan vet kepada kittenmu. Tanyakan juga kapan dia bisa kamu ajak lagi ke vet untuk pemeriksaan berkala atau untuk vaksinasi. 

referensi = petfinder, jacksongalaxy




Wednesday, March 11, 2015

Jurnal harian : Kalau aku tidak bisa tidur

[sumber]
Kadang kalau sudah diatas jam 12 malam dan aku belum juga ngantuk, tapi aku sudah ingin bisa segera tidur, beberapa hal ini adalah cara yang kulakukan supaya kantuk datang, tanpa melibatkan bangun dari kasur untuk mencari susu hangat : (*sebagian gambar didapat dari google image dengan menyertakan sumber)

1. Ngerajut (Knitting)

[sumber]
Ngerjain hobi memang bisa bikin kita melek terus dan lupa tidur, termasuk juga ngerajut (yang juga adalah hobi utamaku). Tapi sebaliknya, ngerajut juga bisa bikin kamu ngantuk lho.. terutama kalau kamu ngerajut tusukan yang sama terus (seperti Knit) pas ngerjain rajutan besar. Jadi, siapkan satu proyek besar suka-suka bertusuk pengulangan yang membosankan yang akan kamu pegang hanya kalau kamu pengen ngantuk. 

2. Main CrossMe Color


Puzzle game satu ini adalah mainan favoritku di hape (dan juga satu-satunya game yang aku rela bayar buat dapat versi unlimitednya). Dia masang-masangin warna ke tempatnya dengan hanya petunjuk angka, dengan hasil akhir sebuah bentuk lukisan puzzle. Game ini bisa membunuh kebosanan dengan efektif tanpa harus main kejar-kejaran atau cepet-cepetan dan bisa bikin kamu lupa waktu.
Entah kenapa kalau aku mainan ini sambil tiduran di kasur, selalu hanya lolos sampai satu puzzle. Habis itu.. ngantuk!

3. Dengerin Relax Melodies

[sumber]
Aplikasi suara yang satu ini memang diciptakan untuk mengantarkanmu tidur pulas. Lebih efektif daripada tidur sambil dengerin playlist lagu dari headset. Kamu bisa memilih sendiri suara-suara apa yang membuatmu tenang tidur. Aku sendiri menyukai tidur diiringi suara hujan dan jangkrik.. kalau sedang musim kemarau aku akan menghidupkan aplikasi ini jika kangen tidur diiringi suara hujan. Aplikasi ini terutama akan sangat berguna jika kamu sedang travelling dan kangen dengan suasana suara di sekitar kamar tidurmu di rumah. Selain di android phone, juga sudah ada di windows phone juga!

4. Minta dipijetin
[sumber]
Yang ini sih hanya bisa dilakukan jika kamu punya teman sekamar, dan si teman sekamar juga belum tidur duluan dan lagi engga capek sendiri (atau mungkin kamu bisa memanfaatkan kucingmu?). Dipijetin (bukan pijat refleksi lho) selalu efektif bikin kita bisa tidur, dijamin besoknya kamu akan bangun dan lupa kapan kamu ketiduran karena dipijitin. Tapi kemewahan yang satu ini memang jarang bisa didapatkan sih, jadi kalau ada kesempatan, ambil saja. :p


Yang jelas, sebisa mungkin harus bisa tidur dalam keadaan rileks. Soalnya kalau tidak, bisa mendadak kena mimpi ketemu yang 'engga-engga'. >_<

semoga kamu tidur nyenyak tanpa mimpi buruk
[sumber]

ajeng-sitoresmi.blogspot.com

Monday, February 9, 2015

Pets : Cerita tentang si Batman, kucing liar di depan rumahku.

Aku belum memelihara kucing lagi sejak Beck mati, tapi bagaimanapun kalau namanya orang suka kucing, ya ngga bisa tahan kalau ada kucing berkeliaran di sekitar rumah, meskipun itu sebenarnya kucing liar.

Awal ceritanya adalah sewaktu kucing liar betina yang berseliweran di komplek perumahanku melahirkan anak. Kucing liar ini sungguhan liar dalam arti sebenarnya, dan bukan kucing jinak yang kebetulan engga punya rumah. Yang ini sama sekali tidak bisa dipegang!

Mendadak si betina tiga warna ini bersarang di bawah rimbunnya tanaman pandan di halaman rumah yang waktu itu memang sudah sangat besar dan merambat kemana-mana, sampai air hujanpun tidak bisa tembus ke bawahnya (aku baru tahu sewaktu aku memutuskan untuk memotong habis semuanya baru-baru ini, tanahnya kering kerontang). Kubiarkan dong tentu saja. Mengingat mayoritas orang di perumahanku sama sekali tidak suka kucing, lebih baik mereka aman di halaman rumahku kan. Kadang, si induk memindahkan anak-anaknya ke pojokan garasi rumah terutama jika hujan sangat lebat. Dan dari sanalah aku bisa mendapatkan foto ini. :)

*matanya masi biru semua, alias belum bisa melihat
Waktu berlalu, dan si induk sudah pindah dari kebun dan garasi rumah. Ada satu kejadian konyol, ketika mereka pernah bersarang di rumah kosong di depan, dan ketika si induk memutuskan pindah lagi dan ternyata tampaknya waktu itu anak-anaknya sudah terlalu berat untuk digigit. Si induk hanya melompat keluar pagar dan meminta anak-anaknya mengikutinya, tapi ternyata hanya satu yang bisa, karena yang seekor lagi tampaknya sudah lama mati di dalam, dan yang seekor lagi tidak bisa melompat!! Kucing tapi tidak bisa melompat!? Ya tapi itulah kenyataannya, tampaknya dia tipe yang lambat belajar. Eongannya sampai berhari-hari, hingga akhirnya tetangga turun tangan, mengungkit sedikit pintu garasi rumah kosong tersebut supaya si kucing bisa keluar dan tentunya berhenti mengeong.

Tapi tampaknya si kucing yang bodoh ini adalah kucing yang beruntung. Sekarang aku hanya melihat dia dan si betina induknya yang masih berkeliaran di komplek. Entah kemana saudara satunya. Dan si bodoh inilah yang sekarang tampaknya sudah secara tidak resmi menjadi kucing di rumahku. Dia selalu kupanggil batman, jelas karena motifnya. Dan dia tentulah masih menjadi kucing liar yang sama sekali tidak bisa disentuh seberapa lamapun kami yang tinggal di rumah ini berusaha untuk menjinakkannya. 

*sendalku dicakar-cakar T.T
Sekarang dia selalu tidur di kursi teras atau bawah kendaraan. Sudah tidak terlalu heboh jika melihat kita berada di dekatnya, dan tentunya selalu rajin meminta makan 3 kali sehari! Bahkan mengikuti kami di jalan komplek setiap kami pulang ke rumah, tentunya sih jelas cuma untuk meminta makan. Kami membeli makanan kucing khusus untuk memberi makan dia (biar bulunya tetap halus berkilau.. hahaha). Dan kadang dia mau masuk ke rumah, meskipun kalau kami mendekat dia pasti langsung keluar rumah lagi, dan juga langsung hilang nafsu makan jika dia dikurung dalam rumah (ya, kami pernah mencobanya).

Dan inilah enaknya punya peliharaan kucing liar :
1. Tidak perlu menyediakan kotak pup. Tentunya dia cari sendiri.
2. Tidak perlu pilih-pilih makanan. Apa saja mau!
3. Tidak perlu menyediakan dan memastikan kucingmu minum, karena dia sudah punya sumber minum sendiri.
4. Tidak perlu divaksin dan ke dokter, karena toh dia tidak tinggal di rumah dan kamu tidak pernah memegangnya dan berinteraksi langsung dengannya.
5. Tidak perlu mengantarnya grooming, karena ternyata kucing liar yang sehat itu jauh lebih bersih daripada kucing rumah yang sehat. (aku selalu heran kok bisa kupingnya selalu bersih dari noda)
6. Tetap bisa mendapatkan keuntungan melihat muka lucu kucing hampir setiap kamu di rumah.

Kekurangannya punya peliharaan kucing liar :
1. Jangankan mau meluk dan dielus-elus, dipegang saja engga bisa!
2. Meskipun sudah lama sekali 'berteman', kamu akan selalu melihat ragu dan curiga di matanya. Dan hanya terkadang saja dia mau makan di depanmu dengan jarak kurang dari setengah meter.
3. Sesayang apapun kamu ke dia, dia tetap tidak akan jadi peliharaanmu! jadi kalau tiba-tiba kamu ditinggal pergi, ya mesti rela.


Satu-satunya kekhawatiranku adalah jika kami nanti sudah pindah dari perumahan ini, kemana dia akan mencari tempat berteduh dan sedikit kasih sayang.. karena mayoritas penghuni perumahan ini tidak begitu menyukai kucing dan selalu cenderung mengusir. 
Semoga penghuni rumah kontrakan ini setelah kami juga menyukai kucing.


@ajeng_poyeng

Sunday, February 8, 2015

Mini Restoration Ducky : DIY Door Trim baru


Sekarang Ducky punya door trim baru!!

Ceritanya waktu itu kita mudik sebentar ke rumah orang tua. Dan entah bagaimana awal mulanya, tiba-tiba si suami dan ayah mertuanya sudah sibuk menggergaji selembar besar triplek besar. Ternyata mereka sedang membuat door trim buat Ducky!

*udah kayak di bengkel mobil
Jadi awalnya sebenarnya mau masang lagi kabel-kabel untuk radio player, tapi malah merembet ke mengganti door trim lama bawaan sedari beli yang sudah lapuk dan lemas kena air hujan.

Menggergaji, mengamplas, dan mengepas door trim butuh seharian.
Esoknya kami pulang balik ke Jogja dengan hati lebih gembira karena Ducky sudah bisa dipakai memutar CD musik dan door trim baru yang ngga bau lapuk hujan!


Sampai Jogja, PR selanjutnya adalah langsung membeli vynil untuk pelapis si door trim.
Tentulah kami langsung datang ke toko bahan vynil kesayangan dan membeli 3 meter vynil motif ini. (aku ngga mau pakai polos, dan ini adalah motif paling matching dan netral yang bisa kutemukan saat itu. Sebenarnya ngincer motif chevron yang pernah kulihat beberapa tahun lalu, tapi tampaknya beli vynil motif itu seperti beli baju, kalau ngga kamu ambil saat itu juga, kemungkinan besar kamu ngga akan lihat itu lagi pas balik ke toko yang sama. Tapi ya sudah beberapa tahun juga sihhh..)

Ducky adalah VW combi brazilian bay. Artinya dia punya jenis pintu yang kayak lemari. 3 meter itu sudah diperkirakan akan cukup untuk membungkus door trim dua pintu depan dan 2 pintu samping yang kayak lemari itu. Dan alhamdulillah memang cukup! Fyuuh...


Lem yang dipakai menempel cukup pakai lem FOX. Untuk proyek ini, menghabiskan 5 kaleng mini lem FOX dan sisa sedikit. Sedangkan alat yang dibutuhkan cukup gunting besar dan ballpoint saja.

Dan lihat saja.. hasilnya tak kalah bagus dengan minta dibikinkan bengkel lho!


Jadi, kamu hanya butuh sedikit kreativitas, punya dan bisa memakai gergaji kecil dan amplas, tahu tempat membeli vynil yang banyak pilihannya dan bisa memilih warna yang cukup matching, dan punya sedikit waktu dan kesabaran untuk melapiskan si vynil ke triplek. Maka kamu akan mendapat 1 set door trim untuk 4 pintu dengan biaya yang tentunya jauh lebih hemat dan waktu lebih cepat daripada meminta orang lain atau bengkel untuk membuatkannya untukmu. :D


@ajeng_poyeng

Saturday, January 3, 2015

Jurnal Event : Pengalamanku di Pesta Boneka #4


Tahun ini aku akhirnya benar-benar berkesempatan buat nonton Pesta Boneka yang tahun 2014 ini sudah mencapai yang keempat kalinya. Thanks buat Dondi yang nyempetin diri buat ngajakin dan ngingetin (lalu ngebujukin tiada henti buat beli tiketnya via online).

Ngajakin juga denmas Baskara yang bener-bener awam dengan segala macam per-puppet-an, syukur alhamdulillah aku sudah mengajak dia di acara yang tepat untuk pengalaman pertamanya dia tentang dunia puppet ini, sehingga dia tidak menyatakan kapok.

Dondi sendiri memilih untuk berusaha menonton sebanyak mungkin pertunjukan yang ada di LIP antara tangal 5 dan 6 Desember ini. Tapi aku yang mengajak teman baru yang masih awam, dan juga kita punya banyak kerjaan di tempat lain yang ngga bisa ditinggal, tentunya tidak bisa memutuskan untuk seharian hang out disana, dan memilih untuk menonton satu pertunjukkan per hari. Dan thank God, aku memilih pertunjukkan yang tepat.


Tanggal 5 desember, aku memutuskan untuk menonton Anino Shadowplay dari Pilipina, dengan pertunjukkannya Arkipelago 2 : a Story of Intima Sea, yang didedikasikan untuk sahabat puppeteer Don, yang baru-baru saja meninggal dunia.
Pertunjukkan ini asyik dan menarik, kalo saja aku tidak duduk hapir bersebelahan dengan seorang anak muda yang (tampaknya) baru saja mendapatkan kamera DSLR baru, dan memutuskan untuk memotret SEMUA scene yang dia lihat, dengan kecepatan 7 jepret per detik, SETIAP SAAT. (rasanya dia seperti sedang membajak pertunjukkan.. engga sekalian nge videoin aja?)
Ya ampuuunn, aku sampai harus mengelus-elus Baskara dan memenganginya supaya engga benar-benar melempar sandal ke orang itu. Ya, karena di tengah studio yang tenang, kamu akan bisa dengan sangat jelas mendengar suara kamera DSLR menjepret, kawan.
Damned, dan kami kehilangan sebagian jalan cerita karena perhatian kami teralih.

Untung sekali tanggal 6 Desember berhasil menebus semua hal tersebut. Pertunjukan yang kupilih kutonton hari itu adalah Metamorphosis oleh Bernd Ogrodnik dan Hildur M Jonsdottir dari Islandia. Jujur saja, aku memilih ini karena membaca kata Islandia! Salah satu negara yang ingin kukunjungi suatu saat. *semoga kesampaian
Pertunjukkan yang ini benar-benar menyenangkan! Sedari awal sang puppeteer meminta kita untuk tenang, dan memang hanya sedikit sekali aku mendengar suara DSLR dijepret (dan mungkin hanya oleh tim dokumentasi resmi Pesta Boneka), jadi kita benar-benar bisa menikmati sekumpulan cerita pendek yang disajikan disini, dan dibuat kagum dengan daya imajinasi dan kreatifitas sang puppeteer. Dia memakai dari puppet yang paling rumit hingga hanya memakai jari! Membuat cerita jenaka, hingga cerita yang penuh makna mendalam.
Pertunjukkan ini membuat Baskara yang sekarang sudah tidak seawam dulu, mengatakan mau diajak menonton lagi di Pesta Boneka selanjutnya! *yayyy.

Terimakasih Papermoon Puppet Theater, sudah menghadirkan Pesta Boneka untuk bisa kami nikmati juga, dan menutup akhir tahun ini dengan kenangan yang manis. :D *big hug


@ajeng_poyeng


Tuesday, September 30, 2014

Kuliner Jogja : Kheray Indah

(Duh, dari namanya aja udah aneh.. )

Tempat makan yang sederhana ini ada di daerah selokan mataram. Dia semacam Chinese food gitu..
Kalau kamu datang dari arah Gejayan menuju Seturan, artinya dia ada di kanan jalan. Pas posisinya aku lupa, jadi kamu pasang mata aja ya kalau mau nyari. Tempatnya persis di sebelah toko yang jual jersey olahraga. (bener-bener ngga membantu nih)

Pertama kalinya aku kesini, gara-gara nyusulin temen-temen yang lagi makan bareng, dan langsung kesengsem sama salah satu menunya = hotplate.

Apapun isi hotplatenya, entah itu sapi, ayam, atau cumi misalnya, sebenarnya rasa yang kamu dapatkan akan kurang lebih sama saja karena bumbu yang dipakai sama.
Tapi porsinya gede! Jadi supaya ga buang-buang makanan -ingatlah ada yang ngga seberuntung kita kawan-, ada baiknya pesan lauk satu untuk dimakan berdua. (kecuali kalau kamu lagi kelaparan banget)

Rasa mungkin ngga terlalu istimewa. Tapi sungguhan sensasi ketika porsi hotplatemu diantarkan ke mejamu itu lumayan bikin kangen juga. Dan Kheray Indah cukup asyik untuk dipakai sebagai tempat makan bareng-bareng (lauk pun juga dimakan bareng-bareng) :p

*cumi hotplate berasaaaappp mendarat dengan selamat di meja

Pesan dari saiya = Should try, at least once. ^ ^


Selamat makan!

@ajeng_poyeng

Thursday, September 11, 2014

Tips : Memulai Bisnis dari Hobi


Sedari mau lulus kuliah, aku tidak pernah bekerja kantoran dan langsung memutuskan berwirausaha, dan hal itupun bukan karena dorongan orangtua.

Mengambil usaha yang bukan melihat tren yang sedang berkembang, dan bukan pula usaha yang berkutat di makanan, aku dengan menyadari segala hambatan yang mungkin ada, memilih usaha yang berbasis dari hobi, yang kebetulan juga masuk ke kerajinan tangan. Jenis usaha yang oleh sebagian orang sering dijadikan dan dianggap usaha sampingan semata yang bisa saja dihentikan sewaktu-waktu oleh pelakunya. Dan meskipun bukan usaha yang tampak mewah, tapi apa yang kumulai dulu masih terus bertahan (dan tentunya tetap berusaha berkembang) sampai sekarang, dan berhasil mempertahankan tetap bisa makan teratur.

Jadi inilah beberapa hal dasar yang kupegang dan lakukan ketika awal melakukan usaha bisnis berbasis hobi dan masih kupegang sampai sekarang. (tulisan ini berdasar dari ingatanku, dan mungkin sedikit banyak aku 'kumpulkan' tanpa sadar dari membaca buku kuliah atau buku lain sewaktu masih sekolah)

1. Niat.
Niat menentukan segalanya. Kalau kamu berniat hanya menjadikan bisnis ini usaha sampingan, maka itulah yang akan kamu dapatkan. Manusia memang cenderung memilih pemikiran yang mudah, tapi jangan takut untuk meniatkan usaha berbasis hobi sebagai usaha utama dan melakukannya full-time tanpa nyambi bekerja di tempat lain meskipun tampaknya hambatan yang terpikir berat, karena justru pikiran yang terbagi (contohnya karena bekerja di tempat lain) akan menghambat usaha bisnis hobimu berkembang lebih cepat.


2. Rencana.
Jangan hanya berpikir untuk sembarangan melakukan usaha bisnismu dan berharap akan menyempurnakan hal dasar-nya sembari jalan. Sama seperti halnya bisnis jenis lain, pikirkan hal dasarnya dari awal, seperti logo, deskripsi usaha, tempat usaha baik online atau offline, media sosial yang diambil untuk mendukung usaha, kontak yang bisa dihubungi, visi dan misi, dan kalau lagi rajin dan banyak waktu bikin juga rencana bisnis.

3. Pisahkan bisnis dan pribadi.
Hindarkan memakai kontak yang sama untuk bisnis dan pribadi. Baik itu nomor telepon, email, dan (kalau bisa) alamat usaha. Karena begitu mulai berbisnis privasimu akan banyak terganggu, dan pastinya kamu tidak ingin susah memisahkan siapa sebenarnya yang sedang berusaha meneleponmu, pelanggan atau keluargamu kan? Dan jangan lupa pisahkan pula kotak uang pribadi dan usaha, karena bisnismu ga akan bisa berkembang kalau kamu tanpa sengaja menghabiskan labanya untuk keperluan pribadi karena tabungannya jadi satu.


4. Tetap idealis.
Bisnis berdasarkan hobi pada umumnya memiliki idealisme dari pembuatnya. Seiring perjalanan waktu akan banyak godaan berusaha menarikmu dari idealismemu dan bahkan mengaburkan etika dalam berbisnis secara umum. Sebenarnya hal ini 100% hakmu untuk mengambil jalan yang mana. Tapi bisnis berdasarkan hobi biasanya adalah sesuatu yang unik dan memiliki "jiwa" yang manis. Jadi pikirkan baik-baik sebelum mengambil suatu keputusan sehubungan dengan pengembangan usahamu.

5. Tetap sabar dan beretika.
Etika bisnis sebenarnya sama saja dengan etika berhubungan antar sesama manusia. Pada umumnya bisnis berdasarkan hobi melibatkan hubungan antarpersonal yang lebih intim dari jenis bisnis lainnya.
Jangan pernah kehilangan keramahan dalam menghadapi pelanggan, karena jika menempatkan diri di sepatu pembeli, mereka juga pasti ingin nyaman melakukan jual beli denganmu. Etika juga berlaku untuk hubungan sesama penjual, dan juga hubungan ketika kamu di posisi sebagai pembeli. Tapi sebagai penjualpun kita juga berhak untuk menolak pembeli yang tidak sopan.
Adalah kewajiban kita untuk tetap beretika. Sabar tapi tetap tegas, kenali karakter pembelimu untuk menentukan sikap tepat menghadapinya, dan tetap berusaha mengajarkan sikap saling menghormati antara pembeli dan penjual dengan cara yang baik dan profesional, karena kadang mereka tidak tahu bahwa hal yang mereka lakukan sebenarnya tidak benar secara bisnis (misal: karena ini pengalaman pertama mereka, atau karena kebetulan dia adalah teman mainmu).
Sebaliknya juga sebagai penjual kita juga harus paham untuk menjaga apa yang terjadi antara kamu dan pembeli adalah hanya diantara kalian, dan kamupun tidak berhak menjelek-jelekkan mereka di media sosial jika mereka kebetulan melakukan kesalahan/membuatmu kesal. Karena seperti pedang bermata dua, selain mungkin mendapatkan simpati, hal ini diam-diam bisa malah menurunkan kredibilitasmu sebagai penjual karena kamu dianggap tidak bisa memisahkan emosi pribadi dari profesionalisme bisnis.


6. Jangan berhenti belajar.
Karena ini bisnis berdasarkan hobimu, level dari kemampuanmu secara langsung akan mempengaruhi reputasi bisnismu. Jadi jangan pernah berhenti berusaha meningkatkan ilmu sehubungan dengan hobi yang kamu pakai sebagai dasar bisnis.

7. Ambil kesempatan secara bertanggung jawab.
Tiap usaha punya strategi pemasaran yang berbeda. Akan banyak kesempatan yang bisa kamu ambil di depanmu nantinya sehubungan bisnismu, ikuti yang menurutmu sesuai dengan caramu dan jangan sungkan untuk tidak mengambil suatu kesempatan jika menurutmu hal itu tidak sesuai dengan caramu. Hal ini contohnya sehubungan dengan keanggotaan grup atau lembaga, pemodalan, bazaar, endorse, dan lain sebagainya.

* * *
Semoga hal singkat (yang separuh curhat) di atas, bisa sedikit memberi inspirasi bagi siapapun yang sedang kepikiran ingin menjadikan hobi sebagai bisnis yang serius.
Jangan sungkan menambahkan di bagian komentar posting ini jika kamu merasa ada hal yang harusnya dipikirkan juga ketika mengawali bisnis berbasis hobi, tapi belum tertulis diatas.



Salam,

@ajeng_poyeng


Thursday, August 14, 2014

Jurnal harian : ngomongin Jogja

*Kali Code,  2009

Kalau dihitung sejak masuk kuliah dulu, aku sekarang tinggal di Jogja sudah 10 tahun.
Karena kuliah di UGM dan menjadi pendatang, otomatis daerah jelajahku berada di radius sekitar UGM juga. Macam Jakal bawah, Gejayan, Seturan, dan Malioboro.

Dulu Jakal memang sudah ramai, tapi dulu penuh dengan ruko-ruko kecil, dan beberapa hotel. Sekarang penuh dengan waralaba multinasional, cafe besar, dan butik besar.

Kos-kosan dulu sederhana, sekarang banyak yang seperti kamar hotel.

Daerah jalan Solo antara Seturan hingga pertemuan dengan Gejayan dulu adalah pusat pertokoan yang terdiri dari ruko-ruko kecil memanjang ke atas. Sekarang diisi bioskop besar yang selalu ramai, mall, toko pusat grosir, dan hotel-hotel tinggi seakan tumbuh dari dalam tanah.

*bawah jalan layang, 2009

Daerah Seturan yang dulu banyak sawah, sekarang diisi banyak toko dan cafe juga karaokean. Semakin banyak kos-kosan mahal, dan bahkan jalan selokan sempit itu sekarang sudah diperlebar!

Dahulu jalan Palagan dan jakal atas adalah wilayah yang terasa asing, sepi, dan kampung. Tapi sekarang jalan ini menjadi salah satu bagian dari jalur berkendara yang selalu dilewati setiap hari. Harga tanah ikut menjadi mahal seperti di pusat kota Jogja, dan banyak sekali perumahan mewah dibangun disini.

*Mataram city, 2013

Tiba-tiba Jogja punya apartment tinggi yang bukan rusunami. Dan mall lebih dari satu. Tampaknya Jogja memang adalah kota besar, dan aku masih saja terkejut. Masih mengharapkan Jogja adalah tempat seperti yang digambarkan di FTV yang diisi banyak warna hijau dan jalan yang lapang (seperti Jogja yang kuketahui semasa aku awal kuliah dulu).

Sampai sekarang aku masih belum terbiasa dengan jalanan Jogja yang mendadak jadi penuh terus. Masih saja mikir kalau harusnya jalanan Jogja penuhnya pas weekend aja. Tapi nyatanya sekarang justru jalanan Jogja sepinya ketika hari minggu. Jogja sudah jadi tempat untuk tinggal dan beraktifitas, bukan lagi tempat untuk escape dari rutinitas, dan aku masih saja belum siap menerimanya...


Dan herannya, meski sudah banyak mall, cafe, dan banyak pilihan tempat makan.. aku masih saja suka bingung mau makan dimana.. dasar cewek -.-;

Dan sekarang aku baru sadar, kalo papan reklame yang banyak dan bertumpuk-tumpuk itu sungguhan sangat mengganggu mata..


@ajeng_poyeng
2014

Liku-liku ngontrak : Kebanjiran

Aku tinggal di daerah diantara jalan Palagan dan Jombor Sleman. Siapa yang menduga bahwa tinggal di daerah yang cukup tinggi dari permukaan laut ternyata bisa kebanjiran juga? Nyatanya aku untuk pertama kalinya dalam hidup merasakan rumah kemasukan air dan tergenang banjir di semua permukaan lantai (kecuali kamar mandi).

Diawali oleh sore hujan lebat, yang waktu itu kupikir biasa saja. Aku yang waktu itu sendirian di rumah ya santai saja karena aku pada dasarnya suka suara hujan. Tapi sedang asyik-asyik main laptop, aku seperti mendengar tetangga sebelah ngobrol seperti terburu-buru, dan mendengar suara furnitur digeser-geser. Insting saja, aku lalu mengintip keluar jendela, dan mendapati air menggenang di jalan sudah tinggi dan hampir melewati teras rumah!


Langsung saja adrenalinku naik, dan aku membiarkan badanku bergerak sendiri. Karena aku ngga tahu bakal seberapa tinggi banjir yang mungkin terjadi (kebanyakan lihat berita banjir di Jakarta soalnya), aku mengangkat semua barang elektronik dan kelistrikan ke tempat paling tinggi. Lalu semua karpet dan bantal-bantal yang ada di lantai (yup, memang rumahku ala kontrakan anak kos yang tidak ada furnitur dan semuanya serba ngesot) kuangkat ke atas kasur tempat tidur. buku-buku dan kotak laundrypun juga kunaikkan ke atas kursi, dan terakhir aku berlari ke 'gudang' dan berusaha sebisa mungkin menyingkirkan kardus tempat aku menyimpan barang dari atas lantai pindah ke atas kursi dan meja yang ada. Ketika tampaknya sudah tidak ada lagi yang bisa disingkirkan dari lantai (aku sudah pasrah dengan rak buku dan kulkas), aku lalu mencari kain lap (dan baju juga) untuk menyumpal bagian bawah pintu supaya air tidak lagi masuk semakin banyak ke rumah.

*yang berkilau itu bukan karena lantainya kinclong,
tapi karena ada air menggenang!

Lalu aku menelepon suami yang saat itu sedang ada di toko supaya pulang dan menyelesaikan masalah banjir itu di bagian hulunya (apapunlah yang jadi penyebab, harus segera dibereskan) sebelum banjirnya makin tinggi.

Dan akhirnya banjir hanya menggenang setinggi 3 cm di dalam rumah (di luar rumah sepertinya 15cm-an tingginya), dan segera menyusut setelah selokan dibuka lebih lebar lagi.. Biasalah masalah perumahan yang bersebelahan, sering kali tidak ada kesepakatan soal saluran pembuangan.

Selesai banjir, kami langsung kerja bakti mengepel rumah, dan besoknya membeli semen dan membangun tanggul di depan pintu, karena kebetulan sebentar lagi kami mesti mudik lebaran.

Fyuuuhhh.... aku lolos ujian banjir pertamaku (ngga mau lagi yang lain ah), dengan barang basah yang minimum, sekaligus jadi terpaksa ngepel satu rumah.

Kejadian ini sampai bikin aku lupa makan sehabis buka puasa. Hilang sudah laparnya gara-gara heboh ngurusin rumah kemasukan air.

* * *
Jadi, dari pengalaman ini, kita ngga bakal tahu apakah rumah yang kita kontrak akan aman dari banjir atau tidak meskipun kamu memilih dataran yang tinggi. Karena semua hal bisa terjadi karena alasan yang kamu ngga tahu.


Dan meskipun kemungkinannya sangat kecil, mempersiapkan lebih baik daripada kamu mesti kerja otot mengangkat banyak barang ketika hal itu benar-benar terjadi (capek tahu).
  • Hindarkan menyimpan barang di dalam kardus, karena kardus sangat mudah menyerap air dan langsung rusak begitu terendam air. Investasikan untuk membeli kontainer dan menyimpan barang-barang berhargamu di dalamnya, barulah setelahnya menyimpannya di gudang. Lagipula kontainer meskipun sedikit mahal, lebih cantik dilihat, tahan lama, bebas lembab, dan bisa dipakai untuk banyak keperluan. Kelemahan lain dari menyimpan barang di kardus adalah, dia tidak anti rayap. Aku kehilangan 2 kardus seisinya karena dimakan rayap semua, sebagian kecil di dalamnya selamat karena ada di dalam map plastik.
  • Sebisa mungkin, pilihlah furnitur yang memiliki kaki, termasuk rak buku, supaya kalaupun ada air menggenang tidak membuat furniturmu terendam banyak. (bagian bawah rak bukuku belum kupakai lagi sampai sekarang karena dia masih lembab dan seperti berjamur, dan aku tak bisa menjemurnya karena dia besarrr). Pun jadi mudah kalau mau menyapu bagian bawahnya.
  • belikan kulkasmu alas kulkas yang ada rodanya itu, supaya selain jadi lebih mudah digeser, juga menambah tinggi kulkasmu dari lantai.
  • Hindarkan menaruh stop kontak atau kabel di lantai. Selain bebas kena air, juga jadi kelihatan lebih rapi dan bersih.
  • Buatlah tanggul untuk menahan air masuk dari bawah pintu, atau persiapkan sesuatu yang bisa kamu pakai sewaktu-waktu untuk fungsi yang sama. Lumayan kan jika bisa mengurangi debit air masuk ke rumah = mengurangi beban bersih-bersih.


@ajeng_poyeng

Saturday, April 26, 2014

Film Review : bookmark HBO movie picks

Belakangan ini, aku malah lebih sering nonton film di HBO di rumah, daripada pergi nonton ke Empire XXI. (yang semakin membuat aku jadi tambah jadi couch potato). Jadi, ada kemungkinan setelah ini, aku akan secara berkala menulis beberapa judul film yang kudapat menonton dari HBO atau Fox Movies Premium.

Dan ini adalah beberapa film yang menurutku harus masuk bookmark, yang kulewatkan menontonnya di bioskop (atau memang ngga pernah diputar di bioskop sini) tapi akhirnya diberi kesempatan untuk menontonnya di TV kabel.

The Perks of being Wallflower (2012)

Sutradara: Stephen Chbosky
Cast: Emma Watson (Sam), Logan Lerman (Charlie), Ezra Miller (Patrick)
IMDB rating: 8.1/10

Ini adalah kesempatan pertamaku menonton Emma Watson pasca film Harry Potter. Film ini memiliki rasa yang manis. Berpusat pada satu tokoh utama bernama Charlie (diperankan Logan Lerman -Peter Jackson and Lightning Thief-), kamu akan diajak untuk mendengarkan ceritanya dalam melewati tahun pertamanya di SMA yang jauh dari lancar. Setelah kehilangan satu-satunya teman baiknya ketika SMP dan di tengah-tengah perjuangan mengendalikan depresi trauma masa kecil, hidup tak lagi terasa datar setelah dia memberanikan diri berkenalan dan berteman dengan Patrick yang gay dan adik tirinya Sam, keduanya adalah anak kelas 3 SMA di sekolahnya.



Crooked Arrows (2012)

Sutradara: Steve Rash
Cast: Brandon Routh (Joe Logan), Gil Birmingham (Ben Logan)
IMDB rating: 6/10

Jika sebelumnya kamu belum mengenal latar belakang Brandon Routh (Superman Returns), dari film ini kamu akan tahu bahwa dia aslinya memiliki setidaknya separuh keturunan Indian. Karena memang film ini bercerita tentang kelompok olahraga Lacrosse yang seluruhnya berasal dari satu suku Indian yang berusaha mengembalikan lagi kebanggaan Lacrosse ke dalam sukunya. Dan aku masih suka melihat posturnya yang tegap dan kekar bersama para native american lain yang tak kalah enak dipandang sepanjang menonton film (salah fokus nih).






Love & Other Drugs (2010)

Sutradara: Edward Zwick
Cast: Anne Hathaway (Maggie Murdock), Jake Gyllenhaal (Jamie Randall), Oliver Platt (Bruce Winston)
IMDB rating: 6.7/10

Jika di Prince of Persia dia tampan, Jake disini jauh lebih mempesona! Reuni lagi dengan Anne Hathaway, kamu akan menikmati jalan cerita film manis ini sembari belajar sedikit tentang Parkinson dan Viagra! Kolaborasi antara Jake dan Anne disini sangat bagus dan natural.









War Horse (2011)

Sutradara: Steven Spielberg
Cast: Jeremy Irvine (Albert)
IMDB rating: 7.3/10

Film ini memang bercerita tentang kehidupan seekor kuda dari mulai dia lahir, terpaksa ikut perang, dan akhirnya bisa kembali dari perang dengan selamat. Tapi film yang disutradari Steven Spielberg ini jauh dari membosankan! Ditambah lagi ada cameo Tom Hiddleston (Loki di Thor) dan Beneditch Cumberbatch (Sherlock TV serial) disini!










The Hobbit : An Unexpected Journey (2012)

Sutradara: Peter Jackson
Cast: Martin Freeman (Bilbo), Ian McKellen (Gandalf), Richard Armitage (Thorin)
IMDB rating: 8.1/10

Ya, ya, aku memang ngga sempat nonton di bioskop. 
Dan Martin Freeman, salah satu aktor kesukaanku ternyata memerankan Bilbo Baggins! Dengan Elijah Wood cameo sebentar di awal film, dan ada Benedich Cumberbatch (lagi) sebagai Necromancer! Untuk ceritanya sih, bagi siapapun yang punya bukunya pasti sudah tahu, atau setidaknya membaca sinopsisnya di bagian belakang buku untuk yang tidak punya bukunya. Film ini otomatis akan langsung mendapat penggemar di kalangan penyuka Lords of the Rings.





Peace!

@ajeng_poyeng (ajeng-sitoresmi.blogspot.com)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...