intelectual property.

you are welcome to look, read, study, and learn. you are welcome to link/share it. you are welcome to quote or rewrite some of my post, but please don't forget to mention me/link my site.
but you are not allowed and please don't take any of the picture (with or without watermark) from this site without my permission.

Thursday, October 31, 2013

Photo Box & Kuliner Jogja : Soto Mba Djam Nglanggeran

*Kalo orang normal mikir : Duh, ngapain coba makan soto aja sampe jauh-jauh ke patuk? Tapi sungguhan deh, kalo udah pernah kesini, selalu pingin balik lagi!*

Soto Mba Djam bisa kamu temui di Obyek wisata Nglanggeran (Sebuah gunung purba yang ada di Patuk, Gunung Kidul. Nglanggeran sendiri adalah sebuah obyek wisata yang tampaknya menarik minat para penggemar olahraga panjat tebing. Jadi, kalau kamu suka panjat tebing dan hiking, obyek wisata ini bisa dicoba. ^ ^)
Jika kamu datang dari jalur reguler arah barat sebelum parkir tempat wisata, kamu akan melihat jalan kecil muat 1 mobil di kanan jalan yang menurun. Warung ini terletak persis di depan balai dusun dan berada di samping sawah yang membentang. (susahnya ngasih ancer-ancer ke mba Djam XP)
Kuliner satu ini dikenal melalui getok tular alias rekomendasi dari mulut ke mulut.

Soto dan ayam gorengnya nagih! Tempatnya pun bikin ngga pingin cepat-cepat pergi.
Terlalu pagi (seperti kita) atau terlalu sore akan membuat kamu tidak bisa menikmati menu yang ada dengan maksimal, jadi mungkin menjadwalkan makan siang -yang disambung siesta- akan lebih memuaskanmu :)

Kita sudah bisa dibilang langganan kesini kalau waktu sedang sempat, dan dibawah ini beberapa dokumentasi habis main pagi-pagi kesana. :p

Sarapan ke mba Djam - Selasa, 22 Oktober 2013 jam 6.00-10.00
dokumentasi memakai = kamera smartphone samsung galaxy ace plus aplikasi camera360-retro effect.

selamat datang!!
banner baru soto mba Djam
jalan masuk Soto mba Djam


pagi-pagi enaknya minum teh gula batu
lihat! Ada Nglanggeran disinari matahari pagi!
Ducky terlihat kecil di jauh sana

Sarapan ke mba Djam - Minggu, 27 Oktober 2013, jam 6.30-10.00
Dokumentasi memakai = kamera DSLR Canon 650D, pemakaian biasa.

kali ini membawa 10 orang keluarga Poyeng!
(yang lagi pegang kamera tentu saja ga keliatan)
semua masuk ke Ducky dengan riang gembira (dan tidur lagi)
nongkrong di parkiran andalan
mba Djam di belakang banner lama
sarapan bareng enak puass
poto-poto sebentar bareng owner soto mba Djam.


Ayo jalan-jalan dan makan-makan!

:D

Tuesday, October 29, 2013

Mini Restoration Ducky : DIY Insulasi Jendela

dreamcatcher si pusat perhatian di dalam Ducky

Sudah lama sekali sejak postingan terakhir tentang Ducky..

Si bapak sudah jauuhh mengalami kemajuan dalam merawat mesinnya supaya tetep jalan. Perkakas di tool's bag semakin berat saja, dan bahkan ada buku setebal bantal berjudul "How to Keep Your Volkswagen Alive" yang selalu ikut kemana-mana. Macet sedikit di jalan bukan masalah besar karena bisa mengatasi sendiri... Intinya.. meski masih banyak PR, Ducky dimanja dan bahagia.. hahaha.

Untuk bagian interior sendiri sebenarnya belum nambah apa-apa, kecuali aku menambahkan sebuah storage stool untuk extra kursi. Mendandani Ducky dengan menggantunginya dreamcatcher, gantungan kunci bergambar VW dan Ducky yang merupakan custom handmade, dan menambahi sebuah boneka kayu tua yang warnanya senada -dan mungkin sama tuanya- dengan ducky.


* * *

Ngomongin judul postingan ini, akhirnya beberapa saat yang lalu kita beneran ada kesempatan mencoba untuk tidur di dalam Ducky, dengan keadaan seadanya hanya jendela yang ditutupi korden kotak-kotak yang tipis itu.. dan buseett, sudah membungkus diri dalam sleeping bag, tetep saja dinginnya ngga karuan! Udara dingin meresap masuk dari semua dinding jendela dan menghisap keluar hangat yang ada di dalamnya. Kalau begini caranya, ga bakalan bisa kemping dengan memakai Ducky sebagai pengganti tenda nih. 

Meski aku sedang benar-benar tidak ada waktu untuk membuat rajutan untuk sandaran jok depan dan membersihkan dinding bagian dalam ducky, aku harus segera bertindak jika ingin segera mengajak Ducky kemping. Membuat insulasi jendela tampaknya sudah tidak bisa ditunda lebih lama lagi!

Maka seminggu belakangan ini, aku menyempatkan membeli bahan yang kira-kira bisa dipakai untuk insulasi dengan harga terjangkau. Sibuk mengukur-memotong-menyusun lapisan-menjahit tangan, yang totalnya ada 14 bagian untuk setiap jendela (sambil nonton TV di bawah semburan kipas angin, atau bersauna di dalam Ducky untuk mengepas tempelan kaca). Meski tertusuk-tusuk jarum terus kalau sedang lengah konsentrasinya karena diajak ngobrol, tampaknya hasilnya cukup bisa dibanggakan karena si bapak memuji hasilnya.. haha.

tampak dalam insulasi jendela Ducky

Dan dengan ini, tampaknya Ducky yang sekarang sudah siap untuk di test lagi sebagai pengganti tenda kemping. Woohooo!!!
* * *

Sedikit tentang insulasi jendela.

Insulasi jendela mobil sebenarnya sudah mudah ditemui jika kamu main ke sudut di bagian pernik-pernik mobil. Lembaran mengilat yang biasanya ditawarkan untuk mencegah panas masuk dari kaca bagian depan mobil itu lho... tapi biasanya hanya untuk bagian depannya saja dan mungkin ukurannya hanya ada untuk mobil-mobil umum modern.

tampak luar insulasi jendela Ducky

Insulasi untuk keseluruhan jendela mobil bukan hal yang umum di negara beriklim tropis, dan untuk mobil di negara 4 musim, biasanya dipakai di mobil van, dan digunakan untuk mencegah dinginnya udara masuk ke dalam mobil di malam hari. (secara memang di luar Indonesia sudah lumayan umum memakai mobil van atau VW jenis mikrobus atau kombi sebagai tempat menginap)

Ada memang jika kamu mau membeli insulasi jendela lengkap untuk VW kombi/mikrobus mu dari browsing di situs luar, tapi kalau kamu ingin versi lebih murah, kamu bisa kok bikin sendiri dengan membeli sendiri bahan-bahan yang sekiranya cocok untuk insulasi dan menjahitnya sendiri (seperti aku) atau menjahitkannya ke orang lain kalo kamu mau sabar menunggu antrian jahitan.

Dari hasil browsing di eHow, aku menemukan bahwa membuat insulasi terdiri dari beberapa bagian : Bagian yang menghadap keluar, bagian antara, dan bagian yang menghadap ke dalam.


Bagian yang menghadap keluar (vapor barrier), idealnya memakai mylar/semacamnya, atau bahan untuk membuat tirai di kamar mandi yang di bagian bathtub-shower. Bagian antara (insulasi) kamu bisa memakai lapisan/batting polyester, fleece, atau selimut yang tak terpakai. Lalu untuk bagian yang menghadap dalam kamu bisa memakai kain yang kamu suka, karena inilah yang bakal kamu lihat ketika si insulasi menempel. (aku sendiri hanya memakai kain belacu polos dengan niatan mau kucoret-coret ketika ada waktu).

Kalau kamu mau mencari versi mudah yang tak melibatkan membuat, kamu bisa membeli lembaran plastik wrapping (yang ada bulatan2 kecil yang tidak bisa untuk tidak dipencet sampai berbunyi 'pop' itu), memotongnya sesuai ukuran jendela, dan menempelkannya ke jendela ketika kamu butuh insulasi (kaca disemprot, plastik akan menempel). Dari yang kubaca, cara ini bisa lumayan mencegah dingin merambat masuk dan panas ruangan merambat keluar melalui jendelamu dengan cara yang paling singkat.

*Obrolan tentang insulasi ini hanya versi tidak detil dan singkat saja karena semakin banyak bahan yang dibaca aku malah semakin bingung mau mulai dari mana, dan akhirnya aku menarik kesimpulan sendiri yang paling memudahkan untuk diwujudkan dan juga ringan di kantong. Untuk tahu lebih lanjut tentang insulasi, kamu bisa browsing bersama mbah google, dan beliau insyaallah akan memberimu info yang lebih lengkap (asal kamu sabar mencari) 

Sunday, October 13, 2013

Event : Workshop kewirausahaan dan ngumpul bulanan IC-Jogja tgl 5 Oktober 2013

Untuk yang bukan anak FE UGM mungkin tak tahu ada acara ini.
Tanggal 5 Oktober 2013, ada acara workshop kewirausahaan di selasar FE UGM yang dimulai dari jam 10.00 sampai selesai.
Acaranya sendiri adalah sedikit sharing tentang bisnis handmade oleh Magic Fingers Syndicate, Poyeng (via aku), Nantinya creative studio, dan Stroberi Hitam. Lalu ditutup dengan workshop melukis di permukaan Pouch dipandu Dacik.





Sore harinya disusul dengan acara ngumpul bulanan Indonesian Crafter Jogja yang sudah memasukin pertemuan ketiga.. dan ramai sekali sore itu! (apakah kamu termasuk yang ada disana?)





Wednesday, September 18, 2013

PhotoBox : Rusa di Balekambang


...
Ngomongin apa coba?
Tapi memang isi postingan ini semua foto rusa di Balekambang yang kemarin sempat sedikit kujepret di sela-sela sibuk acara di Balekambang, Solo tanggal 14 September 2013 kemarin.. Jadi fotonya dilakukan sambil duduk ikut acara. (jadi itulah mengapa background fotonya itu-itu saja :p )





Rusa-rusa ramah yang mudah disentuh ini bisa kamu temukan di Taman Balekambang, Surakarta. Kalo kamu bawa snack, kemungkinan didekati akan semakin besar.

ini Irin yang ngebet pingin difoto bareng rusa sebelum pulang


Have a nice day!!


:D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...