Kejang-kejang pada kucing terjadi ketika terjadi aktivitas elektrik yang tak normal di otak.
Bisa saja terjadi hanya sekali, beberapa kali, atau secara berkala.
Perhatikan!
Kejang bisa dimulai dari kucing tiba-tiba terbaring, kaku, lalu mulai kejang (pergerakan otot yang tak disadari yang tamapk seperti kucing menegakkan tubuhnya, mengayuh kakinya, mengangkat rahangnya, dan sejenis itu). Kucingmu bisa saja lalu pipis atau pup selama kejang. Umumnya kejang terjadi 1-2 menit saja.
Kadang kucing menunjukkan ciri sebelum kejang, seperti mondar-mandir, berkeliling, mengeong keras, atau muntah. Setelah kejang, kucingmu akan bingung, bisa lumpuh sejenak di satu atau lebih kaki, tampak buta, muntah, atau menunjukkan perubahan perilaku. Biasanya hanya sementara, meski butuh beberapa hari sebelum jadi 'normal' lagi.
Penyebab.
Kejang pada kucing terjadi karena ada yang salah di otaknya, dan kadang tak menunjukkan ciri-ciri lain. Kadang kejang terjadi secara spontan, yang mengarah ke epilepsi.
Perawatan langsung.
Jangan biarkan kucingmu melukai dirinya sendiri tanpa dia tahu. Jadi : tetap tenang, ingat bahwa kucingmu sedang tak sadar akan yang terjadi jadi hati-hati jangan sampai tercakar atau tergigit, pindahkan ke tempat yang aman untuknya, hati-hati karena ketika kejang selesai kucingmu bisa bingung dan tak mengenalimu sehingga bisa menyerangmu atau kabur, jika kejang tak juga berhenti bawa ke veterinarian (dokter hewan) sesegera mungkin untuk pengobatan.
Pengobatan
Obat yang biasa diberi vet adalah diazepam atau mungkin phenobarbital yang bisa menghentikan kejang.
Penyebab lain.
Hypoglycemia, sakit ginjal, sakit hati, meningitis, tumor, dan macam-macam infeksi bisa menyebabkan kejang.
Pencegahan.
Sayangnya tak ada yang bisa mencegah kejang. Yang bisa kita lakukan adalah mencegahnya melukai dirinya lebih jauh ketika kejang terjadi.
![]() |
| *biarkan hanya mimpi baik yang lewat di pintumu |
Semoga kucingmu selalu baik-baik saja. . .
sumber :[1]
NOTE: Buat siapapun yang membaca artikel ini dan melihat gejalanya dalam kucing kesayangan kamu, jangan meninggalkan komen pertanyaan apa yang harus dilakukan ya, tapi langsung bawa kucing kesayanganmu ke dokter hewan langganan kamu. Beliaulah yang akan bisa menjawab pertanyaanmu itu. ^ ^ (tanyalah ke teman2 kamu jika belum punya dokter hewan langganan)




