intelectual property.

you are welcome to look, read, study, and learn. you are welcome to link/share it. you are welcome to quote or rewrite some of my post, but please don't forget to mention me/link my site.
but you are not allowed and please don't take any of the picture (with or without watermark) from this site without my permission.

Friday, October 14, 2011

Film Review : Wu Xia



title :
Wu Xia (2011)
english tittle -- Dragon

Sutradara :
Peter Chan

Cast :
Donnie Yen
Takeshi Kaneshiro
Wei Tang

Summary :
Terbunuhnya 2 orang penjahat kejam secara tak sengaja di sebuah kampung kecil oleh seorang laki-laki biasa bernama Liu Jin-Xi (Donnie Yen) yang hidup secara sederhana bersama istrinya Ayu (Wei Tang) dan dua anak laki-lakinya, menarik perhatian seorang detektif kepolisian bernama Xu Bai-Jiu (Takeshi Kaneshiro) untuk menyelidiki masa lalu pria ini, karena dia tak percaya semua hanyalah kebetulan.

Masa lalu dan kepribadian masing-masing terkuak sedikit demi sedikit, satu tindakan mengakibatkan tindakan yang lain, hingga akhirnya sampai pada titik yang fatal dan tak bisa dibalikkan lagi.

Review :
Kejadian yang sama seperti ketika aku dulu menonton Red Clift... aku murni menonton hanya karena tertarik gambar sampulnya! (aku tertarik pada Takeshi Kaneshiro, suamiku penggila Donnie Yen).

Tanpa ekspektasi apapun aku menonton film ini, karena meskipun aku sama sekali tak ragu dengan Takeshi, aku sempat tidak begitu puas dengan film terakhir Donnie Yen yang kutonton (Bodyguards and Assasins), tapi siapa sangka aku jadi terlarut dengan ceritanya? Dan suka!!
Sejak dulu aku memang sudah merasa bahwa Donnie Yen paling cocok main film drama (bukti nyatanya adalah Ip Man), dan pun tak pernah kecewa dengan film pilihan Takeshi Kaneshiro (terutama Red Clift)

Jalan cerita apik tertata, penggambaran cinematografi oke punya, dan talenta pemain yang terkenal mampu menghidupkan karakter tergali sempurna. (lebayyyy)


Film ini worth to watch.

Sekali lagi, kepuasan tak terduga karena tak sengaja memilih film yang ternyata bagus... :D



Happy Watching!!

:D

Let's Go to the Movie : Rise of the Planet of the Apes



Tittle :

Rise of the Planet of the Apes (2011)

Sutradara :
Rupert Wyatt

Pemain utama :
James Franco
Andy Serkis
Freida Pinto

Summary :
Will Rodman (james franco) adalah seorang ilmuan yang berusaha keras mencari obat untuk penyakit Alzheimer. Di lab-nya mereka memakai kera untuk percobaan.
Ketika penelitian menunjukkan arah yang sangat baik, karena suatu insiden, penelitian ditutup dan mereka harus mulai dari awal lagi.
Tapi dalam pembersihan itu Will sempat membawa pulang prototype obat untuk ayahnya dan seekor bayi kera yang akhirnya dia pelihara.
Dan siapa sangka ternyata obat itu berhasil dan ternyata kera yang dia pelihara tumbuh begitu cerdas dan penyayang.
Tapi, memelihara seekor primata yang secerdas manusia di tengah lingkungan manusia perkotaan, makin lama tidaklah makin mudah...

Review :
Oke, aku belum pernah menonton Planet of the Apes versi aslinya.. atau film-film sekuel/prekuel sebelumnya.
Bahkan aku menonton tanpa tahu siapa pemainnya dan murni hanya tertarik oleh trailernya sekilas di televisi (meski dari pengalaman lama trailer bisa saja berbohong). Siapa sangka di dalam bioskop aku akan bertemu James Franco dan Andy Serkis?? Kejutan menyenangkan! :P

Si tampan yang pemilih peran, James Franco (Spiderman, 127 hours) dan Freida Pinto (Slumdog Millionaire) sekali lagi berhasil memilih film yang tepat untuk dimainkannya . Lalu siapa sih yang tak kenal dengan Andy Serkis, si pemeran Gollum? Caesar si apes benar-benar bagus sekali berada di tangannya.


Film ini memiliki jalan cerita sederhana, tapi dengan eksekusi yang apik. Spesial Efek sekali lagi tak perlu lah ditanyakan lagi.

Tak ada salahnya sedikit membayar meskipun hanya untuk melihat kera di layar lebar. :p


Happy Watching!

:D

Thursday, September 8, 2011

Let's Go to the Movie : Kungfu Panda 2


 Tittle =
Kungfu Panda 2

Sutradara =
Jennifer Yuh
Cast =
Jack Black
Angelina Jolie
Gary Oldman
Jackie Chan

Summary =
Po si panda sekarang telah menjadi dragon warrior dan sangat senang bisa selalu bersama para kungfu master yang dulu juga adalah idolanya.
Tapi tiba-tiba muncul Lord Shen dengan senjata pemusnah kungfunya, yang membuat dia dan keempat warrior lainnya harus ke kota Gongman untuk mencari tahu dan mengalahkan Lord Shen. Tapi ternyata disana dia juga jadi mengetahui masa lalunya.

Review =
Oke, aku menonton film ini tanpa ekspektasi apapun, mengingat dari pengalaman, begitu sedikit sekuel yang sukses dan lebih banyak yang gagal.
Ditambah, Kungfu Panda pertama, meskipun dengan segala kelebihannya dulu, bukan animasi dengan cerita yang memorable buatku.

Tapi kuakui setelah menontonnya, sekuel ini sukses! Baiklah, dari segi cerita tentu saja tak ada yang baru dan wah, cerita sederhana saja tentang ahli kungfu (atau sebenarnya hanya sosok yang beruntung?) menghadapi tokoh jahat dan perjalanan mengetahui masa lalu seseorang.
Tapi eksekusi film ini bagus! Dengan animasi DreamWorks yang indah dan cantik, script yang apik, pengisi suara yang lucu, Kungfu Panda 2 sukses membuatku terbahak-bahak lagi di dalam studio.
Apalagi bagian ketika para warior bertarung dengan pasukan musuh di dalam sebuah Barongsai.
Dan pemandangan pegunungannya begitu menyenangkan!
Belum lagi format 3D-nya yang bagus.
(yang belum nonton, ayo, jadi pengenlah! haghaghag)

Kungfu Panda 2 adalah hiburan yang asyik!

Dengan ending 'terbuka', tak diragukan lagi, kita bisa menanti Kungfu Panda 3 akan hadir lagi dalam bioskop kita.


Happy Watching!

:D

Kuliner Jogja : nanamia pizzeria

*Nanamia tahun 2007

Nanamia yang dulu kudatangi ada di jl Moses Gatotkaca 13-16 Gejayan. Sisi belakang kios-kios handphone dan persewaan CD. dulu pertama datang, tempat ini cuma satu kios kecil yang cozy dengan cat orens dan penerangan dan dekorasi yang hangat, dan tempat nongkrong yang asyik dan pelayan yang ramah. sekarang tentu saja tetap sama... bedanya, sudah meluas jadi 2 kios. ;)

Banyak menu yang ditawarkan Nanamia untuk kamu coba. Tentunya salah satunya adalah pizza ala italia dengan tampilan yang tipis dan krispi (beda dengan pizza ala Amerika yang tebal) dengan pilihan toping yang beragam
Semua menu disini menurutku enak. Jadi kalau kamu ada banyak kesempatan untuk bisa main kesini, coba saja semua menunya. (ngebujukin apa coba ini?)

Nanamia masih menjadi salah satu pilihan jika kamu ingin mencoba pizza ala italia yang tentu saja berbeda dengan pizza ala amerika-nya PizaHut yang tebal, dengan tempat makan yang tak kalah cozy juga.
Sudah ada sejak bertahun lalu dan tetap ramai dan digemari hingga sekarang, membuktikan bahwa rasa tak perlu diragukan lagi.
Sekarang dia bahkan ada buka baru tepat di samping Kedai Kebun Forum (dekat prawirotaman) dengan tempat yang jauh lebih luas dan nyaman!


Happy Eating!

@ajeng_poyeng
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...