Cerita bermula ketika suatu siang yang mendung, aku menemukan bayi kelelawar kecil ini, "terbengkalai" di salah satu ruangan di dalam rumah kontrakanku yang baru yang saat itu masih kosong. Lalu dipungutlah bayi kelelawar yang hanya sebesar ibu jari ini nempol di jempol suamiku.
Sangat kebetulan, bahwa hari sebelumnya aku baru saja menonton sebuah acara tentang orang-orang yang memiliki hewan piaraan yang tak biasa, membuatku berpikir, tak ada salahnya mengadopsi bayi kelelawar ini. Apalagi dia protes besar ketika hendak dilepaskan dari tangan suamiku. Aku ga tegaaa...
Akhirnya seharian itu si bayi kelelawar hanya nemplok saja di baju suamiku macam bros. Saat itu aku masih mencari-cari info tentang memelihara bayi keleawar.. dan teramat sangat susah ditemukan! Terlebih lagi dalam bahasa Indonesia. Informasi yang didapat selalu saja salah. Bahwa si bayi kelelawar harus dikasi makan buah (yang mana sangat tidak mungkin untuk bayi sekecil itu. Apalagi kelelawar sebenarnya ada juga yang pemakan serangga selain memang ada yang pemakan buah).
![]() |
| * sempat difoto - tampaknya sih jenis pemakan serangga |
Bagaimana jika kamu menemukan bayi kelelawar?




