intelectual property.

you are welcome to look, read, study, and learn. you are welcome to link/share it. you are welcome to quote or rewrite some of my post, but please don't forget to mention me/link my site.
but you are not allowed and please don't take any of the picture (with or without watermark) from this site without my permission.

Wednesday, September 2, 2009

Let's go to the movie : Distric 9


*spoiler alert*

produser : Peter Jackson
sutradara : Neill Blomkamp

Fyuuuuh... hampir saja gagal nonton hari ini gara-gara ma hubs yang ditahan-tahan di kantor ampe sore.
Dan khusus buat Anink... okkkeeee aku gagal memenuhi saranmu di reviewmu... aku telat 5 meniiiit!!! So, buat special thanks baut temen2 yang dalam reviewnya telah menuliskan dengan lengkap apa yang terjadi di 5 menit pertama film ini. :D

Now, for the review.
(note : aku akan melewatkan sesi sinopsis -secara banyak review telah menuliskannya- )

Bener-bener ide yang baru.Tak pernah dalam ingatanku aku nonton film alien, dan aku justru membela aliennya seperti di film ini.
Bener-bener ide baru. Ketika alien digambarkan jadi kaum minoritas yang tertindas (biasanya kan kaum minoritas yang dominan).

Bener-bener cara penceritaan yang belum umum, ketika kita diajak melihat cerita ini tak hanya dari kamera yang "tak terlihat", tapi juga dari kamera yang "terlihat", seperti video laporan perjalanan MNU, cctv MNU, kamera pembawa berita, catatan wawancara dengan orang2 di sekitar Wikus sang tokoh utama... yang jika bisa dibilang, mirip cara penceritaan film dokumenter. (cara ini juga pernah kulihat dalam film Parental Advisory. Meski di film yang baru kusebut ini, aku sama sekali tak bisa menemukan keasyikan cara yang dia ambil dan justru bosan setengah mati)

Bener-bener film action yang seru, ketika Wikus mulai memakai senjata alien itu, manusia-manusia terlempar puluhan meter, atau meledak menjadi bubur cacahan daging. (dan benar, jika kau lemah mental, mungkin setengah film hanya bisa kau lewati dengan menutup mata -dan rugi berat-)

Dan kupikir pasti campur tangan Peter Jacksonlah hingga si Prawn punya bahasa alien yang asyik ini. :p

lalu kenapa jika dengan persenjataan sedemikian canggihnya (yang bisa membuat manusia tak lebih seperti tomat ranum yang diledakkan), si Alien selama 20 tahun tak berusaha menguasai bumi (atau setidaknya membuat suatu wilayah khusus buat mereka -apa kau ingat salah satu episode Animatrix-)?
Aku tak bisa berpikir selain karena si Alien sekedar tidak ingin saja. karena sebenarnya tak ada urusan di bumi dan isinya. Dan tak ingin melakukan apapun yang menurutnya "tak penting" itu. Dan urusan utamanya hanyalah ingin pulang.

Aku selalu menyukai film dimana idealisme sang pembuatnya disusupkan di dalamnya.
Dan film inipun juga.
Sedari awal aku merasakan perlambangan2 itu.
Hanya akukah yang merasa MNU = PBB? hanya akukah yang merasa sikap dan sifat dewan keamanan MNU = sikap dan sifat pemerintah/pertahanan Amerika dalam hidup mereka? (yang menurutku menganut falsafah: lebih baik menyerang duluan daripada diserang nantinya) atau hanya akukah yang merasa bahwa Prawn seperti perlambang sekelompok kaum minoritas yang dipingpong dari satu tempat ke tempat lain? (seperti kaum Indian misalnya)

Dan teryata memang benar. Dalam sebuah review yang kubaca sambil lalu semalam, Film ini terinspirasi oleh film dokumenter berjudul Joburg yang juga buatan Neill Blomkamp sang sutradara, yang merekam tentang relokasi besar-besaran kaum non-kulit putih yang tinggal di distric 6 Cape town ke Cape Flats tahun 1966, Johannesburg yang sebelumnya telah menempati tempat itu selama 20 tahun.

Singkat cerita. Ya. Ini film yang asyik untuk mengalihkan kesuntukanmu.
Hanya ada sedikit ganjalan... film ini terlalu cepat selesai!!! Ketika sedang asyik-asyiknya, tiba-tiba "pet" mati begitu saja. Seperti baca komik yang ditamatkan tiba-tiba.
Dan kuhitung-hitung, film ini mulai jam 7.30, dan selesai jam 8.55. Durasi yang amat singkatttt!!!
Memangnya ini film kartun anak2??!!
-Tapi aku justru curiga, apa ada yang di sensor sebegitu banyak?? Karena di review yang kubaca tadi, film ini berdurasi 1 jam 52 menit. Yang berarti aku kehilangan hampir setengah jam sendiri??-

Dan sempat aku menduga, bahwa mungkin saja ini adalah 1 film panjang yang dijadikan 2 film pendek, seperti Red Cliff (dan memang ada kemungkinan untuk itu). Tapi lalu aku berfikir-fikir lagi, ketika ma hubs mulai menebak-nebak lanjutan film ini (yang menurutku akan menjadikan film ini tak ubahnya film action alien biasa), lebih baik tak ada lanjutan film ini.
Karena menurutku ending film ini sudah begitu sempurna.


*space ini kukosongkan untuk gambar sesosok prawn sedang membuat bunga dari metal*

Tuesday, September 1, 2009

Book Review = Back "Europe" Pack : Keliling Eropa 6 Bulan Hanya 1.000 Dolar!- jalur Pertemanan



Buku ini sudah berbulan-bulan (berbilang tahun malah) ada di rakku sejak kubeli. Sempet juga dipinjam beberapa tangan.
Tapi tetep aja aku sendiri belum baca sepenuhnya.

Lalu kenapa bisa begitu?
Buku ini asyik. Di halaman2 awalnya sangat detil berisi panduan untukmu memulai rencana perjalananmu ke Eropa (dari visi misi hingga budgeting).
Catatan2 pribadi perjalanannya yang bercerita dengan gayanya sendiri dan menunjukkan dengan jelas pribadi seperti apa sang penulis di halaman2 selanjutnya pun enak dan asyik dibaca.
Lalu kenapa aku ga pernah selesai dengan benar membaca buku ini?

Karena oh karena...
Aku tak tahan setiap melihat foto2 (baca:banyak!) yang dia lampirkan di semua halaman jurnalnya.
That's it!

membuatku merinding!!

Pingin luar biasaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!

Selalu saja. Aku lalu menutup buku ini setengah membantingnya dan membatin.

------
Oh Tuhan... Bantu aku. Suatu saat aku akan melakukannya juga! (dengan caraku sendiri tentu saja)

*Ajeng yang tiba2 pingin nge-review setelah melakukannya (baca:membanting buku ini setelah membacanya beberapa saat) lagi tadi siang.

Saturday, August 15, 2009

Jagongan Wagen Edisi Khusus -- Review hangat oleh Ajeng beberapa jam setelah pulang


Happy Day everyone!!!

Yogya, jam setengah dua pagi.

Baru beberapa saat lalu balik dari nonton Jagongan Wagen edisi khusus di Padepokan Seni Bagong Kusudiardja Kasihan Bantul bareng sobatku Atid..

Jam 7 telat kita berangkat. Berharap masih kebagian tempat duduk..
Ternyata oh ternyata, masi sepiii...

mengambil minuman gratis di pintu masuk (Secang atau setup pilih yang kamu suka)

Hmm, di panggung pertama, kita disuguhin jatilan (bener kan yak?) dari Eko Budaya yang mulai terasa bagusnya di menit-menit terakhir...
Suasana belum panas sodara2.

Masuk di pertunjukan kedua masih di panggung pertama,
kali ini adalah puppet show dari Snuff Puppets kolaborasi penari dari Yogyakarta dan Surakarta.
Sebuah pertunjukan absurd tanpa kata yang sangat menarik, terutama di pertengahan terakhir. (benar absurd, atau aku saja yang bodoh tak mampu menangkap maknanya).
Tapi hmmm, suasana mulai menghangat!
Penonton mulai padat merayap.

Selesai, dan berpindah panggunglah kita.
Berbondong2 beramai2.

Di panggung kedua, kita disuguhin tarian cina oleh Kwee Tjoen An yang muncul dengan memakai topeng wanita cina...
Ohh.... sangat gemulai dan indah.

Tapi apa yang terjadi setelah dia keluar dari ruang ganti??
Tak lain dan tak bukan adalah Didik Nini Towok!!
Kejutan! Karena yg tertulis di rundown acara adalah nama cina-nya saja.
(pantas, aku sedari awal dah curiga, kalo tu penari laki-laki)
Dilanjutkan sedikit sesi wawancara, dan dua tari lagi (tari Bali dan Jaipong) yang penuh canda khas Didik.

Jika kau hanya melihat bayangan yang dipantulkannya saat dia menari di background panggung, kau tak akan menyangka bahwa penari yang sedang kau saksikan itu laki-laki.
Sungguh indah sekali.
Hmmm... tak rugi aku mengincar duduk tepat di barisan depan.. XD
Suasana memanas!

Selanjutnya berlari2 lagi ke panggung selanjutnya, yang tentu saja adalah... Kuaetnika!!
Langsung duduk manis di barisan terdepan...
Aku menikmati sekali pertunjukan puncak oleh Purwanto dan Kuaetnika ini.
Mempertunjukkan 5 lagu yang masing2-nya berdurasi minimal 7 menit. Berjudul Migrain, Ter-arus (feat Nyoman), Konstan, Sekedap (sesi nge-jam dengan pemusik yang menonton), dan vertigong.
Musik yang kaya dan fun.
Sangat puasss....

Memang paling nyaman adalah menikmati pertunjukan musik, dimana setiap performer-nya pun juga amat menikmatinya bagai sakau sodara2..

Dan... selesai sudah jagongan Wagen kali ini..

Ditutup dengan minuman hangat gratis lagi di pintu keluar (kopi dan secang pilih sesuai seleramu).

Hmmm..... nikmatnya... :D

Wednesday, August 12, 2009

hikaru in action



*proses penempelan kertas2 A4 jadi background panggung


mw pamer.. kalo yang bikin sayapnya itu aku...
(ya ampun... sayap aja bangga!??)

hahahaha...

this was a happy time in my first year, when i still love play around everywhere trying something new.
and HIKARU was one of my shelter
a japan lover community which love to made some events

this was an afternoon just before our first (and biggest) event
the hardest time to decor the stage. when i with 2 friends had to stick hundreds of A4 paper to made a background stage.

I don't know why i want to do it...


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...